Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un akhirnya melakukan pertemuan bersejarah di Pulau Sentosa, Singapura, kemarin. Kedua pemimpin menandatangani perjanjian bersama (lihat grafis).
Presiden Joko Widodo menyambut baik pertemuan tingkat tinggi di antara kedua pemimpin negara itu.
Presiden Jokowi juga berharap, pertemuan kedua pemimpin tersebut dapat memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia. "Saya menyambut baik. Indonesia menyambut baik dan mendukung berlangsungnya KTT AS dan Korut pada hari ini di Singapura," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Pertemuan bersejarah Trump dan Kim di Hotel Capella diawali dengan salaman, foto bersama, dilanjutkan pembicaraan sekitar 41 menit. Kim juga meneken dokumen perjanjian denuklirisasi.
Dunia pun terpaku saat pertemuan pertama antara Trump dan Kim. Saat banyak orang berbaris di jalan-jalan di Singapura untuk melihat Trump dan Kim menuju tempat pertemuan mereka di pagi hari, jutaan orang lainnya menyaksikan momen bersejarah itu melalui siaran langsung.
Pertemuan itu disaksikan dengan saksama di ibu kota Korea Selatan, Seoul. Ribuan orang berkumpul di stasiun kereta api dan di berbagai lokasi untuk menyaksikan KTT penting ini.
Tepuk tangan spontan pecah saat Kim dan Trump melangkah keluar dan saling menyapa dengan jabat tangan hangat. Keduanya berjabat tangan di ruang berlatar belakang enam bendera AS dan enam bendera Korut.
Denuklirisasi
Setelah pertemuan, sekitar pukul 13.40, Presiden Trump dan Kim menandatangani sebuah dokumen.
Kim mengatakan dunia akan melihat perubahan besar setelah pertemuannya dengan Trump di Singapura. "Kami melewati pertemuan bersejarah dan telah memutuskan untuk melupakan masa lalu," kata Kim. "Dunia akan melihat perubahan besar. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Donald Trump karena telah mewujudkan ini."
Presiden Trump pun mengatakan proses denuklirisasi di Semenanjung Korea akan berlangsung segera.
Keduanya lantas berjabat tangan lagi setelah menandatangani dokumen di meja. Trump mengatakan dia telah membuat ikatan khusus dengan Kim. "Banyak pekerjaan dan persiapan untuk mencapai ini," kata Trump. "Pertemuan ini berjalan lebih baik daripada yang diharapkan. Tidak seorang pun mengira akan seperti ini."
Saat ditanya apakah dia akan mengundang Kim ke Washington, Trump mengatakan, "Pasti." Keduanya pun berjalan di teras. Sebelum Kim meninggalkan hotel, Trump mengatakan, "Kami akan bertemu lagi. Kami akan bertemu beberapa kali lagi."
Inggris pun menyambut baik pertemuan itu. Menlu Inggris Boris Johnson menyatakan tekad Korut untuk perlucutan nuklir yang tecermin pada pertemuan itu ialah tanda bahwa Kim mengindahkan pesan damai.
Pascapertemuan, jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang menegaskan Tiongkok mengusulkan pencabutan sanksi untuk Korut jika negara itu tunduk pada resolusi PBB.
Pascapertemuan itu, indeks harga saham gabungan di beberapa bursa saham ditutup menguat. Hal itu terjadi di Wall Street, Tokyo, dan sejumlah bursa dunia lainnya. (Pol/Ire/Ant/X-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved