Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA telah resmi terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Jumat (8/6) setelah mendapatkan 144 suara dari kawasan Afrika dan Asia Pasifik.
Menurut Pengamat Hubungan Internasional dari President University, Endi Haryono, terpilihnya Indonesia memang memberikan peran lebih, tapi perlu diperhatikan pemanfaatannya.
"Memberikan peran lebih ya, tapi apakah dengan peran lebih tersebut tatanan dunia akan berubah seperti aspirasi oleh Jakarta, ini soal lain," ungkapnya kepada Media Indonesia di Jakarta, Sabtu (9/6).
Untuk kawasan, Endi menyebutkan dua agenda mendesak yang perlu diperhatikan dan diselesaikan dengan peran Indonesia yang semakin besar.
"Yang paling mendesak, menurut saya, Indonesia dapat menggunakan keanggotaan di dewan keamanan untuk berkontribusi pada keamanan dan perdamaian di kawasan terdekat yakni di Laut Cina Selatan dan Semenanjung Korea," ungkapnya.
Jika Indonesia dapat berperan konkrit pada dua agenda tersebut maka Endi yakin hal itu akan menjadi pencapaian yang luar biasa.
Indonesia di bawah Presiden RI Joko Widodo dianggap telah memiliki aspirasi untuk menjadi salah satu kekuatan global dan pemimpin ASEAN.
"Keanggotaan di DK PBB sebagai anggota tidak tetap akan memberikan bobot pada aspirasi tersebut," tambah Endi.
Hal-hal lainnya memang telah dibuat oleh pemerintah untuk mendukung aspirasi tersebut, seperti menyuarakan kepentingan negara berkembang pada G20 dan menempatkan Indonesia sebagai pusat muslim moderat.
"Keanggotaan tersebut juga akan memberikan gaung yang lebih kuat lagi untuk posisi Indonesia," imbuhnya.
Selain itu, sesuai dengan prinsip bebas dan aktif, keanggotaan di DK PBB akan memberikan peran lebih kepada Indonesia untuk turut menentukan politik internasional. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved