Investor India Buka Industri Pendukung Pertahanan di RI

Micom
06/6/2018 16:25
Investor India Buka Industri Pendukung Pertahanan di RI
(Ist)

PERUSAHAAN asal India Manoj Kumar Udhyog (MKU) Pvt Ltd secara resmi akan membuka investasi di industri pertahanan Indonesia. Hal ini dalam rangka mendukung kerja sama bilateral antara Indonesia dan India yang salah satunya mengenai pembaruan kerja sama di bidang pertahanan dan produksi sejumlah industri strategis.

“Investasi ini sebagai tindak  lanjut dari sembilan kesepakatan yang telah ditandatangani antara Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri India Narendra Modi beberapa waktu lalu, salah satunya yaitu persetujuan antara Pemerintah RI dan India mengenai kerja sama dalam bidang pertahanan,” ujar Direktur PT Panorama Graha Teknologi, Aloys Sutarto, yang merupakan representatif MKU Pvt Ltd di Jakarta, melalui keterangannya, Rabu (6/6). 

MKU nerupakan sebuah perusahaan pertahanan asal India dan bagian dari GKG Group. Perusahaan ini memproduksi berbagai peralatan perlindungan dan pengawasan untuk personel maupun platform (darat, laut, dan udara) seperti bullet proof jacket, hard armor plate, bullet proof helmet, dan shields. 

Visi MKU yakni membina dan membangun lingkungan yang aman dan nyaman dengan meningkatkan kemampuan serta mengurangi risikonya. Adapun misinya ialah menyediakan keamanan dan keunggulan terhadap prajurit pada situasi genting. 

Menurut Sutarto, salah satu keuntungan Indonesia mengenai keberadaan MKU yaitu Indonesia akan memiliki 100% produk body armor yang seluruh komponen dan bagiannya adalah hasil buatan Indonesia dan bukan hanya assembly-nya. Selain itu, keberadaan MKU juga akan menyerap tenaga kerja minimum 400 orang. 

“Selain untuk kebutuhan nasional, produk kami juga bisa diekspor ke luar negeri baik di tingkat negara-negara ASEAN maupun negara yang tergabung di OKI. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan negara dari sektor ekspor,” kata Sutarto. 

Selain itu pembangunan peralatan industri pertahanan sangat sejalan dengan konsep Nawacita yang diusung Presiden Jokowi, yakni tentang Kemandirian Bangsa. Dengan didirikannya industri pendukung pertahanan di Indonesia secara langsung juga akan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana bagi personil pertahanan dan keamanan nasional. 

Ia mengatakan, saat ini MKU juga telah bekerja sama dengan PT Panorama Graha Teknologi dalam pemasaran produknya. 

“Melalui PT Panorama Graha Teknologi, MKU juga terbuka untuk bekerja sama dengan BUMN untuk mengembangkan produk dan usahanya,” kata Sutarto.  (OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya