Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTAGON pada Kamis (31/5) meningkatkan retorika tentang militerisasi pulau-pulau Tiongkok di Laut China Selatan, saat pemerintahan Trump menekan Tiongkok untuk bekerja sama mengenai Korea Utara.
Ketika ditanya oleh seorang wartawan tentang kemampuan AS untuk meledakkan salah satu pulau buatan Tiongkok yang kontroversial itu, Letnan Jenderal Kenneth McKenzie, Direktur Gabungan Staf mengatakan, "Saya hanya akan memberitahu Anda bahwa militer Amerika Serikat telah memiliki banyak pengalaman di Pasifik Barat dalam menjatuhkan pulau-pulau kecil. "
Komentarnya disengketakan di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah yang diperebutkan. AS meningkatkan kebebasan operasi navigasinya sebagai tanggapan terhadap militerisasi pulau-pulau buatan Tiongkok.
Angkatan Laut AS mengirim dua kapal perang 12 mil laut dari Kepulauan Paracel yang disengketakan dalam seminggu terakhir. Ini pertama kalinya AS menggunakan lebih dari satu kapal dalam sebuah operasi, yang dimaksudkan untuk menunjukkan hak berlayar di jalur bebas perairan internasional.
Pada Rabu, Laksamana Harry Harris, Ketua Komando Indo-Pasifik AS, mengatakan bahwa Tiongkok adalah tantangan terbesar AS di wilayah tersebut.
"Tanpa keterlibatan yang terfokus oleh Amerika Serikat dan sekutu dan mitra kami, Tiongkok akan mewujudkan mimpinya tentang hegemoni di Asia," katanya.
Pemerintah Tiongkok bereaksi keras terhadap pernyataan AS itu. Pada konferensi pers regulernya pada Kamis (31/5), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying mengatakan, tuduhan AS yang menyebut Tiongkok memiliterisasi wilayah itu seperti pencuri yang menangis, 'Hentikan pencuri!'.
"Mengapa AS memilih untuk berlayar setiap saat dan kemudian dekat dengan pulau-pulau dan terumbu Tiongkok di Laut Cina Selatan? Apa yang AS coba lakukan?" katanya.
Sebagai salah satu perwira paling senior di Pentagon, kata-kata McKenzie memiliki bobot tertentu.
Dia berfungsi sebagai pejabat tinggi untuk Jenderal Joseph Dunford, Ketua Kepala Staf Gabungan, dan sering kali hadir dalam pertemuan Dunford dengan Menteri Pertahanan AS James Mattis. Pada Kamis, McKenzie menegaskan bahwa militer AS siap untuk melindungi kepentingan AS dan sekutu-sekutunya di wilayah tersebut.
McKenzie mengatakan Amerika Serikat memiliki banyak pengalaman menjatuhkan pulau-pulau kecil yang terisolasi. Dia mereferensi pada operasi militer AS selama Perang Dunia II di mana ribuan tentara AS tewas saat mereka bertempur di beberapa pulau di Pasifik.
"Jadi itu adalah kompetensi militer AS yang telah kami buktikan sebelumnya; tidak boleh menyimpulkan apa pun lagi selain pernyataan sederhana tentang fakta sejarah," katanya.
Amerika Serikat secara teratur melakukan operasi kebebasan navigasi di Laut China Selatan. Saat operasi terbaru, AS mengatakan sebuah kapal Tiongkok beroperasi secara tidak profesional didekat kapal Angkatan Laut AS.
McKenzie mengindikasikan AS tidak akan mundur.
"Kami akan terus melakukan operasi kebebasan navigasi sebagaimana diperbolehkan oleh hukum internasional. Dan kami akan terus melakukan hal-hal yang kami lakukan saat ini."
Mattis mengatakan awal pekan ini Tiongkok tidak memenuhi klaimnya dengan tidak memiliterisasi daerah itu.
"Mereka bukan tidak melakukan hal itu. Mereka telah menempatkan persenjataan yang tidak pernah ada sebelumnya."
Pengawas AS mendapati pergerakan rudal anti-kapal dan anti-pesawat Tiongkok ke pulau buatan mereka selama latihan baru-baru ini. Dan awal bulan ini, media pemerintah Tiongkok mengumumkan bahwa sebuah pengebom Tiongkok yang memiliki kemampuan nuklir telah mendarat di sebuah pulau untuk pertama kalinya.
Mattis juga mengatakan bahwa operasi terus menerus angkatan laut di wilayah itu akan terus berlanjut.
"Kami juga akan menghadapi apa yang kami yakini tidak sejalan dengan hukum internasional, tidak sejalan dengan pengadilan internasional yang telah berbicara tentang masalah ini." (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved