Najib Beri Keterangan di Kantor Komisi Anti Korupsi Malaysia

Denny Parsaulian Sinaga
22/5/2018 12:29
Najib Beri Keterangan di Kantor Komisi Anti Korupsi Malaysia
(AFP)

DATUK Seri Najib Tun Razak tiba di markas Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia atau Komisi Anti-Korupsi Malaysia di Kualalumpur untuk memberi pernyataan.

Mantan perdana menteri itu tiba sekitar pukul 09.45 waktu setempat dengan mengendarai Toyota Vellfire dengan pengamanan ketat pada Selasa (22/5).

Najib yang berjas biru yang tiba didampingi oleh tim pengacara, tampak tenang meski awak media terlihat hiruk-pikuk.

Diketahui bahwa anggota parlemen mewakili Daerah Pemilihan Pekan ini akan memberikan pernyataan kepada petugas MACC di ruang wawancara.

Puluhan personel media lokal dan internasional telah berkumpul di markas MACC sejak pukul 8 pagi.

Kantor Berita Bernama telah men-tweet bahwa mantan perdana menteri itu meninggalkan rumahnya di Jalan Langgak Duta menuju MACC pukul 9.21.

Badan anti-korupsi memanggil mantan PM itu pada Jumat (18/5) untuk meminta kerja samanya atas investigasi terhadap SRC International Sdn Bhd, ysng dulu merupakan anak perusahaan dari 1Malaysia Development Bhd (1MDB).

Tidak diketahui berapa banyak petugas penyidik yang dilibatkan atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menanyai Najib. Tetapi jika terkait kasus-kasus sebelumnya wawancara berjalan hingga 10 jam bahkan lebih.

Kepala MACC Baru Datuk Seri Mohd Shukri Abdull mengatakan kepada wartawan bakal melakukan briefing khusus pada hari Selasa.

Najib secara konsisten membantah melakukan kesalahan terkait dengan 1MDB sejak skandal itu mencuat pada 2015. Tetapi akibat skandal itu dia mengganti seorang jaksa agung dan beberapa petugas MACC agar penyelidikan dihentikan.

Najib mengatakan, dana sebesar RM2.6bil (US$681 juta) yang disimpan di rekening bank pribadinya adalah sumbangan dari kerajaan Saudi. Dia sekaligus membantah laporan bahwa dana sebesar itu berasal dari 1MDB.

Sekarang setelah perdana menteri berganti, MACC membuka kembali penyelidikannya. Awalnya berfokus pada bagaimana RM42mil (US$10.6mil) pindah dari SRC International ke rekening Najib.

SRC dibentuk pada 2011 oleh pemerintahan Najib untuk mengejar investasi luar negeri dalam sumber daya energi dan SRC merupakan unit 1MDB sebelum dipindahkan ke Kementerian Keuangan pada 2012. (Staronline/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya