Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TAMPIL di hadapan publik untuk pertama kali setelah mundur sabagai Ketua Barisan Nasional (BN), mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak kembali ke daerah pemilihannya di pekan pada Minggu (20/5). Di sana dia menghabiskan lebih dari setengah jam untuk menjelaskan mengapa kekalahan historik koalisi bukan kesalahannya.
Pada pertemuan tahunan Amerika Melayu nasional organisasi (UMNO) Divisi Pekan, pria 64 tahun itu menantang dan mengutuk cara lawan-lawannya, Pakatan Harapan, berkampanye.
"Itu bukan kontestasi ide. Itu adalah kontestasi berita palsu," kata Najib, yang telah 42 tahun duduk di parlemen mewakuli Pekan, di hadapan ratusan pendukungnya di Auditorium di Kantor Pusat UMNO Pekan.
Banyak dari mereka menunjukkan raut wajah berduka cita. Beberapa juga menangis.
"Ada kampanye menyerang pribadi, fitnah, kebencian, dan janjin manis- sebagian besar yang jelas tidak bisa dibuktikan," kata Najib. "Sayangnya, itu telah menyebabkan kita kalah dalam pemilihan."
Kekalahan dalam pemilihan lalu adalah yang pertama untuk pihaknya dan Koalisi BN, yang memiliki memerintah Malaysia bersama dengan pendahulunya Aliansi Partai dalam 61 tahun sejak kemerdekaan dari pemerintahan Inggris.
Hal ini juga membuatnya menjadi PM pertama di negara itu yang kalah dalam pemilihan Umum.
Untuk Najib, bagaimanapun, pemilu 9 Mei tidak adil. Kekalahannya, menurutnya adalah hasil kotor permainan politik yang diatur oleh Pakatan Harapan, yang dipimpin pria 92 tahun Mahathir Mohamad. Mahathir saat ini menjabat PM untuk kedua kalinya.
Pria nonagenarian itu mengejutkan dunia ketika ia menjatuhkan BN dengan kemenangan atas mantan anak didiknya dan membuatnya kehilangan kekuasaan dalam semalam.
Saat ini Najib menghadapi profil tertinggi penyelidikan atas gratifikasi dan dugaan keterlibatannya dengan pencurian dana negara 1MDB. Kini dia juga dilarang meninggalkan negara itu.
Kasus ini dibuka kembali tak lama setelah Mahathir mengambil kekuasaan. Najib dan orang-orang terdekatnya dapat menempatkannya sepwrti berada di ladang ranjau jika Komisi Antkorupsi Malaysia (MACC) dan aparat penegak hukum menemukan bukti kejahatan mereka.
Pada 2015, Najib dituduh menyalurkan dana hampir US$700 juta dari 1MDB ke rekening bank pribadinya. Klaim ini ia bantah. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved