Letusan Fuji Bisa Lumpuhkan Tokyo

Denny Parsaulian
01/5/2018 15:12
Letusan Fuji Bisa Lumpuhkan Tokyo
(AFP)

GUNUNG Fuji yang ikonik di Jepang dapat melumpuhkan Tokyo dengan abu jika itu meletus. Abunya bakal menutup jalan-jalan dan menghentikan suplai air. Demikian menurut sebuah studi perencanaan bencana pemerintah dalam sebuah laporan, hari ini.

Puncak gunung tertinggi yang tertutup salju di negara itu berada 100 kilometer (62 mil) arah barat ibu kota Tokyo. Gunung ini adalah simbol Jepang yang juga merupakan gunung berapi aktif.

Fuji terakhir meletus pada 1707. Tetapi meskipun sementara ini belum menunjukkan tanda-tanda aktif dalam beberapa dekade terakhir, letusan sekarang bisa bakal melapisi pusat Tokyo dengan lebih dari 10cm abu. Masih menurut penelitian pemerintah yang dilihat oleh Kantor Berita Kyodo.

Abu akan melumpuhkan ibu kota dan membuat jalan susah dilewati dan menghentikan arus barang dan orang.

Studi menunjukkan bahwa hanya denga abu setebal 0,5 cm sudah dapat menyebabkan masalah mekanik pada mobil. Abu setebal lebih dari 1 cm dapat menyebabkan pemadaman listrik massal dan kegagalan sistem penyaringan air. Lapor Kyodo.

Noriko Urata, pejabat yang bertanggung jawab atas penelitian bencana menegaskan bahwa pemerintah sedang menilai kemungkinan dampak letusan dan menyiapkan langkah-langkah untuk menangani skenario tersebut. "Tetapi kami tidak dalam posisi untuk mengungkapkan rinciannya," katanya kepada AFP.

Di masa lalu, pemerintah memperkirakan bahwa letusan dapat mengakibatkan kerusakan dan kerugian lebih dari 2,5 triliun yen (sekitar Rp423 triliun).

"Tetapi jika kami memasukkan dampak pada penerbangan dan transportasi lainnya serta infrastruktur sekunder, biayanya bisa jauh lebih dari dua triliun yen," kata Kepala Pusat Penelitian Prediksi Gempa Universitas Tokai, Toshiyasu Nagao.

"Gunung Fuji dikategorikan gunung api muda," kata Nagao kepada AFP. "Tidak mengherankan jika akhirnya Gunung Fuji meletus kapan saja dalam waktu dekat."

Jepang, dengan lebih dari 110 gunung berapi aktif, berada di Cincin Api Pasifik. Cincin api adalah lokasi di mana sebagian besar gempa bumi di dunia dan letusan gunung berapi tercatat.

Pada Januari, seorang tentara Jepang tewas dan beberapa orang lainnya terluka setelah terjadi letusan dekat sebuah resor ski yang populer di barat laut Tokyo.

Pada 27 September 2014, Jepang mengalami letusan paling mematikan dalam hampir 90 tahun ketika Gunung Ontake, di Pusat Prefektur Nagano. Gunung ini meletus secara tak terduga.

Diperkirakan 63 orang tewas dalam letusan yang terjadi saat itu. Padahal saat itu puncak Ontake sedang dipenuhi para pendaki yang ingin melihat warna musim gugur yang spektakuler di kawasan itu. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya