Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ASEAN setuju untuk terus mendukung upaya-upaya untuk mengamankan denuklirisasi semenanjung Korea secara damai, dapat diverifikasi, dan dengan cara damai, menurut Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong.
Berbicara pada Sabtu (28/4), setelah pertemuan bersejarah yang melihat Korea Utara dan Korea Selatan berjanji untuk mengakhiri konflik puluhan tahun mereka, Lee mengatakan ASEAN menyambut perkembangan terakhir di semenanjung itu.
Dia mengutip langkah-langkah positif yang diambil, dari KTT Antar-Korea pada Jumat (27/4) ke pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang sebelumnya berkunjung ke Tiongkok pada Maret serta rencana untuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Kim untuk bertemu dalam waktu dekat.
"KTT Antar-Korea mendukung langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan dan meningkatkan hubungan antar-Korea, dan itu akan memberikan kontribusi untuk perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan di wilayah tersebut," kata Lee.
Pada pertemuan KTT ASEAN ke-32 itu, para pemimpin ASEAN juga membahas krisis kemanusiaan di negara Rakhine Myanmar dan situasi keamanan di Laut Cina Selatan.
Myanmar memberi penjelasan kepada sesama anggota ASEAN tentang situasi di Rakhine.
Lee mengatakan Pusat Koordinasi ASEAN untuk Bantuan Kemanusiaan pada Manajemen Bencana memberikan bantuan kepada semua komunitas yang terkena dampak di negara bagian Rakhine.
ASEAN mendorong Myanmar dan Bangladesh untuk menekan dengan komitmen bersama mereka untuk melakukan kembalinya secara sukarela orang-orang yang terlantar dengan cara yang aman dan bermartabat tanpa penundaan.
"ASEAN siap untuk mendukung upaya semua pihak untuk bekerja menuju solusi jangka panjang yang layak sehingga masyarakat yang terkena dampak dapat membangun kembali kehidupan mereka," tambahnya.
Mengenai sengketa di Laut Cina Selatan, Lee mengatakan situasinya relatif lebih tenang tahun lalu.
Dia mencatat kemajuan yang dibuat pada pelaksanaan tindakan praktis di bawah Deklarasi tentang Perilaku Para Pihak di Laut Cina Selatan, yang telah membantu membangun kepercayaan dan mencegah salah perhitungan di lapangan.
Dia juga menyambut baik dimulainya negosiasi pada Code of Conduct (COC) di Laut Cina Selatan bulan lalu, dan menantikan kesimpulan awal COC efektif.
Para pemimpin juga setuju untuk bekerja secara intensif menuju kesimpulan awal tahun ini dari Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional, pakta perdagangan yang dipimpin oleh 10 anggota ASEAN dan melibatkan enam mitra dagangnya, Australia, Cina, India, Jepang, Korea Selatan, dan New Selandia.
Dalam gambaran besar pertemuan selama dua hari di Singapura, Lee mengungkapkan, "Secara keseluruhan, saya senang bahwa kami telah menyelesaikan putaran pertama yang menjanjikan dan produktif di kepemimpinan ASEAN Singapura."
Dia mencatat bahwa mereka telah mengadopsi pernyataan pada visi mereka untuk Asean yang tangguh dan inovatif, setuju untuk mendirikan jaringan kota pintar Asean, dan berjanji untuk bekerja sama dalam keamanan siber.
Mereka juga menyelesaikan model perjanjian ekstradisi ASEAN di tingkat kerja pada Maret.
"Menantikan untuk menyelesaikan dan mulai bekerja pada perjanjian ekstradisi ASEAN yang sebenarnya sebagai langkah selanjutnya," imbuhnya.
Para pemimpin akan bertemu lagi di KTT ASEAN akhir tahun, yang secara tradisional melibatkan kekuatan eksternal seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan India. (Straitstimes.com/OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved