Boracay Mulai Dibersihkan

(AFP/Yan/I-1)
26/4/2018 23:45
Boracay Mulai Dibersihkan
(AFP PHOTO / NOEL CELIS)

FILIPINA menutup pulau tujuan wisatawan paling terkenal di negeri itu, Boracay, untuk turis, mulai Kamis (26/4). Penutupan tersebut berlangsung selama enam bulan untuk bersih-bersih.

Namun, di sisi lain Filipina mempertontonkan kekuatan pasukan keamanan mereka. Polisi bersenjata lengkap menjaga di pintu masuk pulau yang dulunya bersih, tapi kini tercemar akibat komersialisasi dan pembangunan tak terkendali.

Kepala kepolisian, Cesar Binag, mengatakan penutupan itu berlaku mulai tengah malam dimulai dengan melarang wisatawan naik feri ke pulau.

"Boracay resmi ditutup untuk wisatawan. Kita tidak menutup, tapi wisatawan tidak boleh masuk. Kami melaksanakan instruksi Presiden (Rodrigo Duterte)," kata Binag.

Sekitar 600 polisi dikerahkan ke pulau itu dengan beberapa aksi, seperti latihan, termasuk petugas pengendali kerusuhan yang berjuang melawan demonstran yang melemparkan botol. Kontan itu semua membuat penduduk setempat terkejut.

"Sepertinya kita sedang berperang," kata Jessica Gabay, pemilik toko kelontong, Rabu (25/4) malam. "Mungkin pihak berwenang melakukan ini untuk menimbulkan rasa takut agar orang-orang mengikuti aturan."

Presiden Rodrigo Duterte memerintahkan penutupan pulau itu bulan ini setelah menyebut kawasan wisata itu seperti kolam kotoran. Pulau itu dikotori pariwisata yang berhubungan dengan bisnis buang limbah langsung ke laut.

Selama penutupan hanya penduduk dengan KTP lokal yang diperbolehkan naik feri ke pulau kecil berpenduduk sekitar 40 ribu jiwa itu.

Kemarin pagi, polisi mulai berpatroli di pantai dan melarang semua orang berenang, kecuali di satu area yang ditandai dengan pelampung.

Perahu dilarang berlayar lebih jauh dari 3 kilometer (1,9 mil) dari garis pantai dan hanya warga Boracay yang diperbolehkan memancing di laut.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya