Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALIFORNIA merupakan kota dengan udara paling tercemar di Amerika Serikat (AS). Hal itu terungkap dalam hasil studi yang dilakukan Asosiasi Paru Amerika.
Studi tersebut dilakukan pada periode 2014-2016 atau setahun sebelum Donald Trump menjabat sebagai Presiden AS. Saat Trump sedang berusaha menurunkan standar emisi kendaraan di AS, hasil studi tersebut dibuka ke publik pekan lalu.
Hasil studi lainnya yang dibeberkan ialah tentang itu status Los Angeles sebagai kota dengan polusi ozon terburuk sekaligus menempati peringkat keempat dalam hal konsentrasi partikel pencemar sepanjang tahun.
Asosiasi itu juga menyebut Bakersfield di California menempati posisi kedua dalam hal pencemaran ozon. Kota itu mempertahankan posisinya sebagai area konsentrasi partikel pencemar jangka pendek terburuk.
Bakersfield bersama Fresno dan Visalia terpapar emisi dari industri pertanian dan perminyakan yang tinggi. Selain itu, San Diego dan Sacramento juga termasuk kota yang paling terkontaminasi.
Di luar California, Asosiasi Paru Amerika menyebut Phoenix, Las Vegas, Denver, New York, dan Houston memiliki pencemaran ozon terburuk. Adapun Pittsburgh, Lancaster, dan Philadelphia di negara bagian Pennsylvania, bersama dengan Cleveland, Indianapolis, serta Detroit dimasukkan daftar kota dengan polusi partikel terburuk sepanjang tahun.
“Amerika Serikat harus terus memerangi dampak perubahan iklim dan mendukung penegakan Undang-undang (UU) tentang Udara Bersih untuk melindungi negara dari udara yang tidak sehat,” demikian kesimpulan laporan itu.
Hampir 134 juta warga AS terpapar polusi udara pada periode tersebut. Jumlah tersebut naik dari 125 juta orang dari laporan sebelumnya.
Sementara itu, menurut laporan dari State of the Air 2018, pencemaran telah memburuk secara signifikan sepanjang 2014-2016. Hal itu karena peningkatan suhu sebagai efek dari perubahan iklim. (AFP/Yan/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved