Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA insinyur dan pekerja konstruksi sibuk memperbaiki benteng abad ke-17, masjid, dan struktur tanah liat di wilayah Diriyah yang dulunya menjadi rumah penguasa Arab Saudi.
Situs ini merupakan tempat dinasti Saudi pertama didirikan pada abad ke-15. Arsitekturnya dikaitkan dengan suku Najd yang terkurung daratan di jantung Semenanjung Arab.
Pada abad ke-18, Diriyah bangkit menjadi pusat kekuasaan bagi Al Saud, tetapi jatuh di bawah kendali Ottoman pada awal abad ke-19. Perlu lebih dari satu abad bagi Al Saud untuk merebut kembali Diriyah dan mendirikan negara Saudi saat ini, dinamakan sesuai dengan keluarga yang berkuasa.
Saat ini, sebagian besar Diriyah tetap tertutup bagi publik sementara pihak berwenang berupaya mengembalikannya ke kejayaan, kecuali kali ini dilengkapi kenyamanan modern dari pendingin udara dan pipa ledeng.
Daerah di sekitar benteng menyerupai oasis padang pasir modern dengan pohon-pohon palem, taman, restoran, dan kedai kopi, menarik para pemuda Saudi dan keluarga mereka di bulan-bulan yang lebih sejuk mencari ruang terbuka hijau menjauh dari jalan-jalan padat di Riyadh.
"Ada serakan sejarah yang luar biasa di sini," kata wisatawan asing bernama Chris Brooks, seperti disitir Associated Press, Sabtu 21 April 2018.
Bagi pewaris tahta kerajaan berusia 32 tahun, Putra Mahkota Muhammad bin Salman, Diriyah adalah bagian dari proyek nasional yang jauh lebih besar demi merombak ekonomi negara dan membuatnya lebih tangguh dalam menghadapi harga minyak yang anjlok. Mendorong pengeluaran domestik dan membuka negara bagi turis asing dipandang sebagai cara menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi jutaan pemuda Saudi yang akan memasuki dunia kerja dan mencari pekerjaan di tahun-tahun mendatang.
Perbaiki Citra
Negara yang secara agama konservatif menjalankan program percontohan antara 2006-2010 menyambut sekitar 25.000 pengunjung setiap tahun yang mau melihat situs arkeologi kuno Arab Saudi dan lanskap pegunungan, garis pantai, lembah, gunung berapi, dan gurun yang sangat luas.
Negeri ini menawarkan berbagai daerah di mana komunitas Kristen dan Yahudi kuno pernah berkembang. Selain itu benteng bersejarah, garis pantai Laut Merah yang menakjubkan, dan keberagaman budaya yang dibentuk oleh rute kuno perdagangan dan ziarah.
Otoritas pariwisata Saudi berencana membuka lima museum di dalam Diriyah dan sebuah pusat penelitian yang diberi nama Sheikh Mohammed Ibn Abdul-Wahhab yang ajaran ultrakonservatifnya tentang Islam pada abad ke-18 secara luas dikenal sebagai Wahhabisme.
Salah satu pejabat pariwisata Salah Altaleb, yang mengawasi investasi di sektor pariwisata, mengatakan kunjungan ke situs seperti Diriyah akan membantu wisatawan mengoreksi citra yang mungkin mereka miliki terhadap Arab Saudi. (medcom/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved