NU Cabang Tiongkok Tepis Tuduhan Pelajar Indonesia Diajari Komunisme

Irene Harty
02/4/2018 10:45
NU Cabang Tiongkok Tepis Tuduhan Pelajar Indonesia Diajari Komunisme
Pengunjung memadati Kota Terlarang, Beijing, China, Jumat 14/9. Kota Terlarang atau Forbidden City sering disebut juga dengan "Istana Terlarang", terletak persis di tengah-tengah kota kuno Beijing(MI/Adam Dwi)

PENGURUS Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok menolak pemberitaan salah satu surat kabar ternama ibukota yang menyatakan pelajar Indonesia di Tiongkok mendapat pelajaran ideologi komunisme di universitas di Tiongkok.

"Berdasarkan pengalaman kami, universitas di Tiongkok tidak mengajarkan idelologi komunisme sebagaimana berita Harian Republika tanggal 1 April 2018 yang berjudul : 'Di China Pelajar Indonesia dapat Pelajaran Ideologi Komunis'," ungkap pernyataan PCINU Tiongkok yang diterima media di Jakarta, Senin (2/4).

"Kami Keberatan dengan judul maupun isi berita yang tidak didasari fakta, bersifat insinuatif dan provokatif," lanjut pernyataan tersebut.

Pihak PCINU Tiongkok juga meminta surat kabar yang bersangkutan untuk menarik pemberitaan itu karena dapat mengganggu kenyamanan puluhan ribu mahasiswa Indonesia yang sekarang tengah belajar di Tiongkok.

Pernyataan tersebut mencantumkan nama Imron Rosyadi Hamid sebagai Rois Syuriyah, Su'udut Tasdiq sebagai Katib Syuriyah, Nur Widyanto sebagai Ketua Tanfidziyah, Jazuli Khanafi, sebagai Sekretaris Tanfidziyah. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya