Tiongkok Janji Informasikan Kunjungan Kim Jong-un

AFP/Ire/X-6
28/3/2018 08:40
Tiongkok Janji Informasikan Kunjungan Kim Jong-un
(AFP/JUNG YEON-JE)

KEMENTERIAN Luar Negeri Tiongkok mengaku belum mengetahui kunjungan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un ke negara itu. Padahal kabar bahwa Kim tengah berada di Beijing telah beredar sejak kemarin malam. Pers Jepang melaporkan bahwa kedatangan dan keberangkatan Kim dilakukan dengan kereta api khusus yang dijemput seorang penjaga kehormatan.

"Saya saat ini tidak mengetahui situasi yang Anda sebutkan. Jika memiliki informasi, kami akan mengungkapkannya," tutur juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying, kemarin.

Namun, Chunying menyatakan Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Korut untuk terus memainkan peran positif dan konstruktif dalam rangka mewujudkan denuklirisasi Semenanjung Korea.

Spekulasi mengenai Kim Jong-un berada di Beijing untuk perjalanan pertama luar negerinya terus berkembang bersamaan dengan peningkatan keamanan yang dilakukan di lokasi pertemuan tingkat tinggi, iring-iringan mobil yang dikawal polisi, dan penolakan dari otoritas Tiongkok. Hal itu semakin menguatkan keyakinan bahwa Kim datang untuk memberikan penghormatan kepada Presiden Xi Jinping.

Rumah tamu Diaoyutai, tempat ayah Kim, Kim Jong-il, pernah menginap selama kunjungan ke Beijing, dijaga ketat dengan penempatan polisi di setiap 50-100 meter di depan kompleks.

Aula Besar Rakyat dan Zhongnanhai, kompleks kepemimpin-an pusat di sebelah Kota Terlarang, Beijing, juga dijaga ketat oleh polisi.

Jika kunjungan Kim itu terkonfirmasi, hal tersebut akan menjadi perjalanan pertama Kim ke luar negeri sejak berkuasa pada 2011 dan menandakan hubung-an diplomatik Tiongkok-Korut yang mencair dengan cepat.

Dengan demikian, pintu untuk pertemuan puncak antara Kim dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pun telah terbuka.

Kantor berita Kyodo Jepang melaporkan sebuah kereta berangkat dari sebuah stasiun di Beijing tanpa dengan jelas menyebut kehadiran Kim di sana. Informasi itu didapat sehari setelah spekulasi kedatangan penumpang misterius ke Tiongkok.

Bill Bishop, penerbit Sinocism China Newsletter, mengatakan Xi mungkin ingin bertemu Kim sebelum pertemuan puncak dengan Trump yang rencananya berlangsung pada Mei.

"Mereka khawatir akan ditinggalkan bila Korut langsung bersepakat dengan AS dan tidak mencerminkan kepentingan Tiongkok," kata Bishop.(AFP/Ire/X-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya