Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria pengangguran berusia 24 tahun meledakkan diri hingga tewas di pinggir jalan raya pada Rabu (21/3) pagi saat polisi mendekatinya, kata pihak berwenang.
Pria tersebut diduga pelaku serangan bom dalam tiga minggu belakangan di Texas, Amerika Serikat, hingga menewaskan dua orang dan melukai lima lagi.
Kepolisian melacak tersangka ke hotel di 32 kilometer sebelah utara Austin, ibu kota negara bagian Texas. Polisi kemudian mendekati mobil tersangka ketika ia menepi ke pinggir jalan dan meledakkan bom hingga menewaskan dirinya, kata Kepala Kepolisian Austin Brian Manley kepada wartawan di tempat kejadian tersebut.
"Tersangka tewas dan luka parah karena ledakan bom dari dalam kendaraannya," kata Manley kepada wartawan.
Ia menolak memberikan keterangan rinci soal jati diri tersangka tersebut, kecuali bahwa pria itu berkulit putih.
Penyelidik melacak tersangka selama beberapa hari sebelum mendatangi sebuah hotel yang tak disebutkan namanya di Round Rock, Texas, tidak jauh dari rumahnya di Pflugerville, kata Gubernur Greg Abbott kepada Fox News, Rabu.
Gubernur mengatakan bahwa tersangka bukan veteran militer. Petugas keamanan Texas menutup jalanan tempat tersangka tinggal, yang berada tidak jauh dari lokasi ledakan bom pertama pada 2 Maret. Ledakan itu menewaskan satu orang.
Manley mengatakan tersangka diyakini merupakan pelaku serangan enam bom di sekitar Austin, yang lima diantaranya meledak. Ia mengatakan motif di balik pengeboman, atau apakah tersangka mendapat bantuan, masih belum diketahui.
Pengeboman menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya serta membuat para warga Austin, kota yang ditinggali sekitar satu juta orang, ketakutan. Ledakan pertama terjadi saat Austin menyelenggarakan festival musik, film dan teknologi tahunan South By Southwest.
Presiden AS Donald Trump memberi ucapan selamat kepada pihak berwenang di Twitter, "Pelaksanaan tugas yang bagus oleh para petugas dan semua pihak yang terkait!"
Tiga peledak pertama adalah bom kantong, yang diletakkan di depan beberapa rumah di sekitar Austin. Bom keempat meledak pada Minggu
malam, sementara bom kelima meledak di sarana Fedex Corp pada Selasa (20/3). (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved