Harga Minyak Dunia Naik Didukung Rebound Ekuitas AS

Micom
17/3/2018 15:26
Harga Minyak Dunia Naik Didukung Rebound Ekuitas AS
(AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/MARIO TAMA)

HARGA minyak melonjak pada akhir perdagangan Jumat (16/3) waktu setempat (Sabtu WIB), dengan minyak mentah Brent mencapai tingkat tertinggi lebih dari dua minggu. Adapun kondisi itu didukung rebound di pasar ekuitas Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, Sabtu (17/3), minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik US$1,15 menjadi menetap di US$62,34 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei, bertambah US$1,09 menjadi ditutup pada US$66,12 per barel di London ICE Futures Exchange.

Para analis mengatakan minyak mentah berjangka telah bergerak selaras dengan pasar ekuitas secara berturut-turut selama 100 hari perdagangan terakhir, merupakan yang terpanjang dalam dua tahun terakhir.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 72,85 poin atau 0,29% menjadi 24.946,51 poin. Indeks S&P 500 meningkat 4,68 poin atau 0,17% menjadi 2.752,01 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik tipis 0,25 poin atau kurang dari 0,01% menjadi 7.481,99 poin.

Setelah turun 0,3% pada Januari, produksi industri AS naik 1,1% pada Februari, jauh di atas perkiraan pasar untuk kenaikan 0,4%, Federal Reserve melaporkan. Jumlah lowongan pekerjaan meningkat menjadi 6,3 juta pada hari kerja terakhir Januari, mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 5,8 juta, kata Departemen Tenaga Kerja AS.

Pada akhir perdagangan New York, Euro turun menjadi US$1,2284 dari US$1,2303 pada sesi sebelumnya, dan Pound Inggris naik menjadi US$1,3939 dari US$1,3934 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia (AUD) turun menjadi US$0,7712 dari USD$,7798.

Sedangkan US$ dibeli 106,09 Yen Jepang, lebih rendah dari 106,25 Yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian US$ meningkat menjadi 0,9528 Franc Swiss dari 0,9516 Franc Swiss, dan menguat menjadi 1,3095 dolar Kanada dari 1,3057 dolar Kanada. (Medcom/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya