Rezim Trump Pecat Pejabat Senior FBI McCabe

Irene Harty
17/3/2018 13:06
Rezim Trump Pecat Pejabat Senior FBI McCabe
(AFP)

JAKSA Agung Amerika Serikat (AS), Jeff Sessions, telah memecat pejabat senior Biro Investigasi Federal (FBI), Andrew McCabe, yang dituding melakukan bias politik oleh Presiden AS, Donald Trump, pada Sabtu (17/3).

Pada Januari lalu, McCabe mengundurkan diri sebagai wakil direktur dan mendapat cuti.

Dia sangat terlibat dalam investigasi FBI untuk penggunaan surat elektronik Hillary Clinton dan dugaan campur tangan Rusia dalam kampanye kepresidenan.

Pemecatan itu terjadi dua hari sebelum ulang tahunnya yang ke-50, atau saat dia diperkirakan akan pensiun.

Langkah tersebut direkomendasikan oleh penyelidikan internal dengan kesimpulan bahwa McCabe telah membuat pengungkapan yang tidak sah ke media.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Jumat (16/3) malam waktu AS, Sessions mengatakan, "Berdasarkan laporan Inspektur Jenderal, temuan dari Kantor Tanggung Jawab Profesional FBI, dan rekomendasi dari pejabat karir senior departemen, saya telah menghentikan kerja keras Andrew McCabe. Segera."

McCabe menyebut pemecatannya sebagai serangan terhadap kredibilitasnya dan mengatakan itu bagian dari upaya lebih besar untuk mendiskreditkan komunitas intelijen AS.

Dia yakin 'dipilih' karena kejadian yang dia saksikan dan peran yang dia mainkan setelah penembakan tahun lalu terhadap Direktur FBI, James Comey.

Kritikus Trump di kalangan Demokrat juga mengatakan McCabe dihukum karena investigasi FBI tentang kampanye presiden Trump dan Rusia.

Trump sering mengkritik McCabe dan pada Desember mengatakan di Twitter, "Deputi Direktur FBI Andrew McCabe sedang meluangkan waktu untuk pensiun dengan penuh manfaat 90 hari lagi?!!!" (BBC/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya