Kemenpar Bidik Perluasan Penerbangan di Australia

Micom
14/3/2018 23:55
Kemenpar Bidik Perluasan Penerbangan di Australia
(Ist)

BERBAGAI cara dilakukan Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan Wonderful Indonesia. Salah satunya dengan mengikuti pameran Routes Asia 2018, di Kota Brisbane, Australia.

Di even tersebut, kementerian yang dikomandani Arief Yahya ini membidik penambahan kapasitas tempat duduk dan memperluas rute penerbangan dari Australia ke Indonesia.

Routes Asia 2018 diselenggarakan 18-20 Maret, di Brisbane Convention and Exhibiton Centre, Brisbane. Pameran ini merupakan forum tahunan, dan satu-satunya forum pengembangan rute penerbangan kawasan Asia Pasifik.

Menurut Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar, I Gde Pitana, pada Routes Asia 2018, pihaknya bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I dan II. Sejumlah destinasi akan diperkenalkan dalam kegiatan yang mengambil tema 'The Route Development Forum for Asia' itu, yaitu Yogyakarta, Danau Toba, dan Lombok. Bali juga ikut diperkenalkan untuk memperluas jalur penerbangan dari Australia.

Tidak hanya itu, Kemenpar juga menyiapkan sejumlah aktivitas. Antara lain berupa pemberian informasi pariwisata di Indonesia, dan pendistribusian bahan-bahan promosi untuk mengekspos destinasi-destinasi tersebut.

Menurut Pitana, dengan berpartisipasi pada Routes Asia, Indonesia memiliki kesempatan untuk memasarkan destinasi-destinasi pariwisata. Pasalnya, even itu dihadiri pengambil keputusan dan aviasi terkemuka di Asia Pasifik.

"Melalui acara ini kami juga berharap ada peningkatan kunjungan wisatawan asal Australia melalui perluasan konektivitas dan pengembangan rute penerbangan," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (14/3).

Ajang besar ini juga diharapkan mampu meningkatkan brand awareness Wonderful Indonesia di wilayah Asia Pasifik. Sebab, Routes Asia diikuti 800 delegasi dari berbagai negara, 100 maskapai penerbangan, 200 pengelola bandara, 30 otoritas pariwisata, 2.000 face to face meeting, dan 20 pembicara. Yang artinya, sangat tepat untuk melakukan promosi di even ini.

Face to face meeting merupakan inti dari Routes Asia 2018. Karena menghadirkan peserta dari maskapai penerbangan, bandara, dan otoritas pariwisata. Tak mengherankan jika ajang tersebut sering disebut sebagai platform untuk bertemu dan mendiskusikan tentang peluang bisnis.

Pertemuan face to face akan dihadiri oleh Staf Khusus Menpar Bidang Aksesibilitas, Judi Rifajantoro, dan Robert Daniel Waloni, Tenaga Ahli Menteri Bidang Konektivitas Udara. Pada kesempatan yang sama juga akan digelar Networking Evening dan Routes Asia Marketing Awards.

Sementara Menpar Arief Yahya menekankan pentingnya Australia sebagai negara yang masuk dalam wilayah Asia Pasifik. Kemenpar menetapkan target wisman asal Australia sebesar 1,35 juta untuk 2018. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya