Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NEPAL menyelidiki kecelakaan maut sebuah pesawat di Bandara Kathmandu yang menewaskan 49 orang pada Senin (12/3) kemarin. Dari penelusuran, diketahui sempat terjadi kebingungan koordinasi antara pilot dan menara pengawas terkait landasan pacu.
Otoritas penerbangan Nepal mengaku telah mengambil data-data yang diperlukan dari Flight Data Recorder (FDR) pesawat. Dari sana lah diketahui ada miskoordinasi antara pilot dan menara.
Sejumlah saksi mata mengaku melihat pesawat maskapai US-Bangla Airways itu berubah arah secara mendadak saat mendarat. Alhasil, pesawat yang mengangkut 71 orang itu tergelincir keluar jalur dan terbakar.
Kepala Eksekutif US-Bangla, Imran Asif, mengatakan, telah terjadi 'sebuah kesalahan dari menara pengawas' saat pesawat mendekati landasan pacu Bandara Internasional Kathmandu.
Namun, Manajer Bandara Kathmandu, Raj Kumar Chhetri, menginformasikan AFP bahwa masih terlalu dini untuk menentukan penyebab terjadinya kecelakaan tersebut.
"Masih diselidiki apakah pilot atau petugas menara yang salah," ungkap Chhetri.
Data dari FDR menunjukkan kebingungan antara pilot dan menara terkait landasan pacu mana yang bisa dipakai untuk mendarat saat itu.
Andrew Blackie, pakar penerbangan yang mendengarkan data dari FDR, mengonfirmasi memang ada kebingungan antara pilot dan menara saat pesawat hendak mendarat. (Medcom/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved