Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BESARNYA potensi pasar Tiongkok terus digali industri pariwisata Indonesia. Salah satunya melalui rangkaian misi penjualan.
Kali ini, dua kota metropolitan Negeri Tirai Bambu menjadi target misi tersebut, yakni Hangzhou dan Shanghai. Sales mission di Kota Hangzhou akan digelar Sabtu (17/3), sedangkan di Shanghai digelar dua hari berikutnya.
Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional I Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu, mengatakan, pasar Tiongkok harus terus dipelihara.
"Tiongkok ini pasar yang sangat besar dan potensial bagi Indonesia. Bukan hanya Indonesia, Tiongkok juga banyak dibidik negara-negara lain. Untuk itu, kami terus melakukan pendekatan kepada mereka," ungkapnya melalui keterangannya, Jumat (9/3).
Di Shanghai, misi penjualan Kemenpar dilanjutkan dengan agenda lain. Yaitu kegiatan Incentive Travel and Conventions Meeting (IT&CM) 2018. Kegiatan ini dilakukan 20-22 Maret. Vinsensius menambahkan, branding tetap harus dilakukan secara intensif. Sebab, Indonesia memang harus bersaing dengan negara-negara lain.
"Sales mission ini back to back dengan IT&CM. Kami harus gencar melakukan promosi. Tiongkok itu sudah ditetapkan sebagai pasar utama tahun ini. Makanya, semua peluang harus dimasuki. Selain kota besar, kami juga terus menggarap kota-kota penyangga dengan lebih intensif," lanjut dia.
Dalam misi penjualan dan IT&CM, akan dipaparkan situasi terakhir 10 Destinasi Prioritas atau Bali Baru. Pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang juga akan digaungkan. Bukan sekadar menyuarakan destinasi, potensi nilai transaksi juga menjadi prioritas. Program ini selalu menawarkan beragam paket wisata baru.
"Bukan sekadar jumlah wisatawan yang datang, kami harus memastikan nominal transaksinya. Bagaimana pun, ini bisnis," katanya lagi.
Mengakomodasi aspek komersial, tujuh industri pariwisata dilibatkan. Memakai format business meeting, mereka diberi kebebasan mengenalkan berbagai produk terbaru. Tujuh industri itu juga langsung berinteraksi dengan potential buyers di tiap kota. Selain bisnis, cultural performance ditampilkan. Sejumlah hadiah juga dibagikan, termasuk layanan informasi dan presentasi Indonesia Tourism Update.
"Kami sangat optimistis bisa mengoptimalkan mission sales sekaligus IT&CM ini. Sebab, kami bersinergi dengan berbagai stakeholder," tegas Vinsensius.
Konsep Indonesia incorporated terjadi di sini. Selain swasta, Kemenpar juga berkolaborasi dengan Konsulat Jenderal RI Shanghai hingga Garuda Indonesia. Wisatawan Tiongkok memang menjadi target utama pariwisata Indonesia. Sebab, arus masuk wisatawan Tiongkok ke Indonesia tertinggi. Sepanjang 2017, jumlah wisatawan Tiongkok yang berkunjung mencapai 1,972 juta. Angka tersebut tumbuh 35,75% dari tahun sebelumnya.
Bali menjadi destinasi favorit dengan jumlah kunjungan 1,366 juta wisatawan. Pada tahun lalu, total 130 juta warga Tiongkok yang melakukan perjalanan ke berbagai negara. Wisatawan Tiongkok pun menghabiskan bujet yang sangat besar. Jumlahnya mencapai RMB115,29 miliar atau sekitar Rp242,109 triliun.
Arus finansial pun menjadi berkah bagi 10 negara. Yaitu Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, hingga Kamboja. Juga Maladewa, Russia, Korea Utara, dan Afrika Selatan.
Vinsensius menerangkan, demi memenuhi target kunjunan secara global, kunjungan wisatawan Tiongkok harus dioptimalkan.
"Tahun lalu jumlah wisatawan Tiongkok hampir 2 juta. Itu sudah cukup bagus. Tahun ini target naik signifikan. Target kami di Tiongkok sangat besar tahun ini, yaitu 3 juta wisatawan. Sebab, kami harus memenuhi target global 17 juta wisman di 2018 ini. Untuk menjaga momentum, maka sales selling rutin dilakukan. Ada banyak agenda yang kami lakukan di Tiongkok nanti," terangnya. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved