Polisi Tangkap Putri Anwar Ibrahim

Aljazeera/Drd/I-1
17/3/2015 00:00
Polisi Tangkap Putri Anwar Ibrahim
(AP/VINCENT THIAN)
POLISI Malaysia, kemarin, menangkap Nurul Izzah, putri tokoh oposisi Anwar Ibrahim, terkait dengan pernyataan Nurul yang mengkritik aparat keamanan yang menangkap ayahnya serta atas tuduhan menghasut.

Nurul Izzah yang merupakan anggota parlemen sekaligus wakil presiden koalisi partai oposisi Malaysia ditangkap di sebuah kantor polisi di Kuala Lumpur.

Penangkapan tersebut disampaikan juru bicara partai oposisi, Partai Keadilan Rakyat (PKR), Fahmi Fadzil, yang juga mengatakan belum mengetahui berapa lama Nurul Izzah ditahan.

Sejauh ini belum ada kejelasan apakah Nurul Izzah telah secara resmi ditangkap aparat kepolisian Malaysia.

Namun, sebelum ke kantor polisi, Nurul sempat berbicara kepada wartawan kantor berita Aljazeera bahwa dirinya dipanggil polisi atas tuduhan melakukan penghasutan.

Nurul Izzah datang ke kantor polisi Dang Wangi, kemarin pagi, sesuai dengan panggilan polisi terkait dengan pernyataannya dalam unjuk rasa yang digelar PKR pada 7 Maret lalu.

Dia juga datang untuk memberikan klarifikasi.

Dalam pidato yang dia sampaikan saat unjuk rasa dan di hadapan parlemen, Nurul Izzah mengkritik pengadilan Malaysia yang telah memvonis ayahnya, mantan wakil perdana menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dengan lima tahun penjara atas tuduhan sodomi.

Adapun anggota parlemen N Surendran berkomentar, "Investigasi polisi itu ilegal, inkonstitusional, dan intervensi serius terhadap hak asasi dan hak istimewa anggota parlemen."

Vonis penjara selama lima tahun atas Anwar Ibrahim diputuskan pengadilan tertinggi Malaysia pada 10 Februari lalu, dalam kasus sodomi seorang asistennya pada 2008.

Anwar beserta pendukungnya menyebut kasus itu dibuat-buat guna mematikan karier politik Anwar.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya