Bus Jatuh ke Jurang, 51 Tewas

16/3/2015 00:00
Bus Jatuh ke Jurang,  51 Tewas
(AFP/AG RBS/LEO MUNHOZ)
SEDIKITNYA 51 orang tewas dalam kecelakaan sebuah bus pariwisata yang membawa wisatawan asing, Sabtu (14/3), di Santa Catarina, Brasil. Bus nahas tersebut jatuh ke sebuah jurang dengan kedalaman 400 meter yang dipenuhi pepohonan sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Bus yang mengalami kecelakaan itu diperkirakan membawa lebih dari 50 penumpang. Namun, otoritas setempat meyakini jumlah penumpang lebih dari angka yang diperkirakan.

Kepolisian Santa Catarina mengonformasi pihaknya telah menemukan dua korban lagi. Namun, dua korban tersebut belum bisa dievakuasi karena terperangkap di medan yang sulit dijangkau.

"Kami melihat dua orang lagi terperangkap di bawah reruntuhan kendaraan. Mungkin jumlah korban tewas bisa bertambah menjadi sebanyak 53 orang," ujar juru bicara kepolisian.

Sebelumnya, korban tewas yang telah dilaporkan otoritas setempat berjumlah 32 orang. Jumlah korban terus bertambah seiring regu penyelamat yang kembali menemukan mayat-mayat di lokasi yang sebelumnya sulit dijangkau.

Beberapa korban meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. Dengan kematian saat perawatan, jumlah korban tewas dalam kecelakaan tersebut terus bertambah.

"Seluruh korban tewas yang sudah teridentifikasi terdiri dari delapan anak dan 24 perempuan," ujar Ana Paula, juru bicara pemerintahan setempat. "Sisanya masih berada di rumah sakit dan hingga kini kondisi mereka belum diketahui," tambahnya.

Regu penyelamat terus berjuang untuk mengeluarkan semua korban dengan penerangan seadanya pada malam hari. Mereka juga harus berjuang melawan medan lokasi yang sulit.

"Masih terdapat orang di bawah sana, di dalam bus, terperangkap di reruntuhan. Namun, sepertinya kemungkinan untuk menemukan korban selamat sangat kecil," ujar Kolonel Nelson Coelho.

Lokasi kecelakaan berada di dekat Pegunungan Serra Dona Francisca, lokasi yang sangat populer bagi para wisatawan. Bus nahas tersebut dioperasikan sebuah biro wisata dan menjalani rute sekitar 300 kilometer dari Uniao da Vitoria hingga Guaratuba.

Para saksi mata mengatakan bus kehilangan kendali saat melaju di sebuah tikungan. Namun, hingga kemarin, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan kepolisian setempat.

Kecelakaan di jalan yang berkelok-kelok tersebut telah beberapa kali terjadi. Surat kabar lokal, O Estado, mengatakan 66 orang telah tewas di lokasi yang sama dalam lima tahun terakhir. Pada 2007, sebanyak 27 orang tewas dalam kecelakaan bus tunggal. (AFP/Pra/I-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya