Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SESUDAH dikejutkan penembakan paling berdarah di sekolah menengah dalam sejarah Amerika Serikat, pelajar di seluruh negeri itu menuntut undang-undang senjata lebih ketat.
Sementara pejabat Florida mempertimbangkan waktu tepat untuk membuka kembali sekolah.
Siswa dari sekolah menengah atas Marjory Stoneman Douglas, tempat seorang mantan siswanya dituduh membunuh 17 orang pada Rabu (14/2), bergabung dengan warga di media sosial untuk merencanakan unjuk rasa, gerakan di Washington dan jalan keluar nasional untuk mendapatkan perhatian dari orang dewasa, yang menurut banyak orang gagal melindungi anak-anak.
"Saya merasa ini waktu kami bersikap, karena, Anda tahu, kami adalah orang di sekolah ini. Kami yang berhadapan dengan penembak, yang masuk ke ruang kelas dan ruang kami," kata Lane Murdock dari sekolah menengah atas Ridgefield di Connecticut, seperti dilansir Reuters, Senin (19/2).
Murdock, siswa berusia 15 tahun, yang tinggal 32 km dari sekolah dasar Sandy Hook Elementary School, tempat 20 anak-anak dan enam orang dewasa ditembak mati lima tahun lalu, memperoleh lebih dari 36 ribu tanda tangan pada sebuah petisi dalam jaringan pada Minggu (18/2) pagi, meminta siswa untuk berjalan dari sekolah menengah atas mereka.
Alih-alih pergi ke kelas, dia mendesak rekan-rekannya sesama siswa untuk melakukan demonstrasi di peringatan ke-19 penembakan massal di Columbine High School di Colorado.
Pembunuhan minggu lalu di Florida, yang terjadi setelah beberapa penembakan di sekolah tahun ini, memicu perdebatan panas negara itu antara pendukung untuk pengendalian senjata dan pemilik senjata.
Mantan siswa Nikolas Cruz, 19, menghadapi sejumlah tuduhan pembunuhan atas kematian 14 siswa dan tiga anggota staf, dan melukai lebih dari selusin lainnya, dalam aksi yang menggeser Columbine sebagai sekolah menengah atas lokasi penembakan terburuk dalam sejarah negara itu.
Tuduhan tersebut bisa berpeluang mengarah pada hukuman mati. Tapi jaksa belum mengatakan jika mereka akan mencari hukuman mati. Pejabat sekolah di Broward County mengatakan bahwa mereka bertujuan meminta staf kembali ke Douglas High School pada akhir minggu.
Pengumuman sistem sekolah tidak mengatakan kapan kelas akan dibuka kembali.
Cruz dilaporkan telah diselidiki oleh polisi dan pejabat negara sejak 2016 setelah memotong lengannya di video media sosial, dan mengatakan bahwa ia ingin membeli senjata.
Pihak berwenang, namun, memutuskan bahwa dia menerima cukup bantuan, kata surat kabar pada Sabtu. Selain itu, Biro Investigasi Federal (FBI) mengakui pada Jumat (16/2) bahwa pihaknya gagal untuk menyelidiki sebuah peringatan bahwa Cruz memiliki senjata dan keinginan untuk membunuh.
Presiden Donald Trump pada Sabtu (17/2) malam mengecam FBI karena tidak menangkap tanda yang bisa mencegah penembakan tersebut. Trump pun menggunakan isu itu untuk menuduh FBI 'menghabiskan terlalu banyak waktu mencoba membuktikan kolusi Rusia dengan kampanye Trump (2016)' lewat cuitannya di Twitter.
Siswa sekokah menengah atas Douglas merencanakan menggelar sebuah 'Aksi untuk Hidup Kami' di Washington pada 24 Maret untuk meminta perhatian pada keamanan sekolah dan meminta anggota parlemen memberlakukan beberapa bentuk kontrol senjata.
"Anda tahu, kami menggelar aksi karena ini bukan hanya sekolah, ini bioskop, ini konser, ini klub malam," tutur seorang siswa Alex Wind pada acara Meet the Press NBC. "Kejadian semacam ini tidak bisa begitu saja terjadi."
Sebuah aksi dilangsungkan di Tallahassee, ibu kota negara bagian, di mana seorang anggota parlemen sedang mencari izin legislatif untuk sebuah larangan penjualan senjata penyerangan, termasuk AR-15 yang diduga digunakan Cruz.
Senator Demokrat Negara Bagian itu, Linda Stewart, yang mewakili Orange County, di mana 49 orang dibantai di klub malam Pulse pada 2016, mengatakan dia perlu mendapat dukungan dari tiga anggota Partai Republik, yang mengendalikan legislatif negara bagian, untuk memenangkan jalan bagi upayanya, tapi berharap bisa memaksakan pemungutan suara meski gagal. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved