Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JENAZAH almarhumah Adelina Lisao, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Adelina merupakan PMI yang meninggal diduga akibat tindakan majikannya yang di luar perikemanusiaan di Penang, Malaysia.
Jenazah Adelina diangkut menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Malaysia. Jenazah Adelina tiba di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (16/2).
Kabag Humas BNP2TKI, Servulus Bobo Riti, mengatakan, kedatangan kargo jenazah Adelina sesuai dengan ittinary yang diterima dari KJRI Penang.
"Ya, petugas kami dari BP3TKI Serang dan CUL Bandara Soetta sudah melakukan penanganan standar sekaligus dalam rangka penerbangan lanjutannya ke Bandara El Tari Kupang," kata Servulus, Jumat.
Jenazah Adelina akan kembali diterbangkan ke Kupang, NTT, Sabtu (17/2) besok, sekitar pukul 04.50 WIB. Adelina akan dikebumikan di kampung halamannya tersebut.
Sementara itu, Kepala BP3TKI Serang, Ade Kusnadi, mengatakan, BP3TKI Serang menugaskan Ridwan sebagai staf pendampingan sampai dengan diserahterimakannya almarhumah ke keluarga dan BP3TKI Kupang di daerah asal.
Ia pun memastikan kondisi kargo tempat keberadaan peti jenazah Adelina aman dan steril dari media massa. Ia pun memastikan jenazah Adelina tak akan dibawa keluar ke lounge jenazah Soekarno-Hatta karena exit point-nya di Kupang.
"Jadi ini hanya transfer dari terminal internasional langsung ke kargo terminal domestik untuk pengaturan penerbangan selanjutnya ke Kupang dengan Garuda 17/2 pukul 04.40. Tidak ada peliputan dari media karena Soetta bukan lah exit point-nya," ujar dia.
Ade menambahkan, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid pun berterima kasih Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Kepala Perwakilan RI di Penang, serta publik yang telah memberikan perhatian besar atas peristiwa kemanusiaan ini. (MTVN/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved