Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN bom di Kabul tak menyurutkan rencana Presiden RI Joko Widodo berkunjung ke Afghanistan.
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi menilai, kunjungan Presiden Jokowi itu memperlihatkan Indonesia mampu memperlihatkan keramahan dan kedamaian di tengah berkembangnya sistem demokrasi di Indonesia.
Terlebih Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
Tidak hanya itu, kunjungan Presiden Jokowi ke sejumlah negara di Asia Selatan tersebut dinilai memiliki nilai strategis. Terutama ke Bangladesh dan Afgahanistan, kunjungan ini memberi pesan soal komitmen Indonesia atas nasib yang menimpa saudara sesama muslim di luar Indonesia.
“Dalam konteks politik luar negeri, Presiden Jokowi memberikan gestur bahwa Indonesia sebagai negara muslim terbesar, siap menjembatani konflik sebagai penengah antara Pemerintah Afghanistan dengan oposisi bersenjata,” ujar Bobby di Jakarta, Senin (29/1).
Sedangkan untuk di dalam negeri, sambung dia, Presiden Jokowi menunjukan kewibawaannya menjadi presiden kedua RI yang mengunjungi Afghanistan. Itu sekaligus memberikan pesan kuat bahwa persatuan antara seluruh elemen bangsa harus dijaga bersama.
Ia menambahkan, Presiden Jokowi dapat memelopori peran aktif Indonesia untuk menggalang dukungan dunia internasional, untuk membuat peta jalan damai bagi negara-negara Islam yang sedang dilanda konflik internal.
"Khususnya negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk membuat peta jalan damai, khususnya kepada negara-negara Islam, yang hingga saat ini dirundung konflik domestik seperti di Yaman," tuturnya.
Ia juga berharap kehadiran Presiden Jokowi tersebut dapat ditindaklanjuti dengan menggalang dukungan, khususnya dari negara-negara ASEAN kepada otoritas Myanmar untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga Rohingya untuk kembali ke tempat asalnya.
“Juga sebagai utamanya Presiden Jokowi ingin mempertegas komitmennya untuk selalu berpartisipasi dalam penyelesaian Rohingya. Selain itu untuk memperkuat kemitraan dalam berbagai bidang seperti perdagangan dalam kerangka preferencial trade agreement,” pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved