Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTEMUAN World Economic Forum (WEF) yang digelar di Davos, Swiss, diwarnai aksi protes.
Massa antikapitalis berbaris melalui Kota Swiss, Selasa (23/1) waktu setempat, untuk memprotes rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke pertemuan itu. Massa mencoba menerobos sebuah brikade petugas keamanan di Davos.
Penyelenggara demontrasi dari kelompok sayap kiri menyerukan demonstrasi di bawah moto Trump not welcome dan Smash WEF!
Trump dijadwalkan berbicara, Jumat (26/1), di WEF di Kota Alpine, Davos, sebuah pertemuan tahunan para pemimpin bisnis dan politik global tempat demonstrasi telah dilarang.
Sekitar 20 demonstran menerobos keamanan untuk mencapai Davos Congress Centre.
Mereka memegang spanduk dan meneriakkan Wipe out WEF sebelum dibubarkan dengan damai oleh polisi.
"Trump hanyalah salah satu dari beberapa orang lain yang tidak kami setujui. Kami telah melakukan demonstrasi setiap tahun, sekarang menentang WEF dan jika Trump datang atau tidak, kami tidak peduli," kata pemrotes Alex Hedinger.
Lebih dari 4.000 tentara Swiss telah ditugaskan untuk menjaga Davos di samping 1.000 polisi dan pemberlakukan zona larangan terbang. Polisi memperkirakan ada 2.000 demonstran di Kota Zurich.
Mereka membawa bendera dan plakat antiglobalis dan lingkungan seperti No Trump, no coal, no gas, no fossil fuels saat mereka bergerak ke arah distrik keuangan Zurich, tempat para bankir telah diperingatkan untuk tidak melakukan demonstrasi tanpa mendapatkan izin.
Di lain sisi, dalam rangkaian kegiatan WEF yang digelar di Davos, Swiss, Rabu (24/1), Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membahas upaya Indonesia dalam pembangunan daerah terpencil saat melakukan pertemuan dengan Ratu Maxima dari Belanda.
Dalam siaran pers yang diterima, kemarin, Ratu Maxima yang merupakan Penasihat Khusus Sekjen PBB untuk Urusan Inklusi Keuangan (UNSGSA), menjelaskan pentingnya inklusi keuangan secara global, termasuk menanggulangi masalah kemiskinan di daerah terpencil.
"Tujuan yang tercantum dalam SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) memiliki relasi satu sama lain. Misalnya, kalau mengupayakan pengembangan pendidikan, itu sekaligus dapat mengatasi permasalahan kemiskinan," tutur Ratu Maxima.
Saat menanggapi hal itu, Luhut mengatakan Indonesia saat ini tengah memprioritaskan dana pemerintah untuk pembangunan daerah terpencil.(CNBC/Hym/Ant/X-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved