Sekutu AS Menentang Proteksionisme

Arv/AFP/Ant/X-11
25/1/2018 10:22
Sekutu AS Menentang Proteksionisme
(OXFAM)

KANSELIR Jerman Angela Merkel menegaskan bahwa 'proteksionisme tidak akan mampu memecahkan permasalah dunia' dan berharap semua negara bekerja sama dalam perdagangan global.

"Proteksionisme, mengisolasi diri, bukanlah jawaban. Marilah kita menjalin kerja sama multilateral yang lebih intensif," ungkap Merkel dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF)yang digelar di Davos, Swiss, kemarin.

Ucapan Merkel muncul sehari sebelum kedatangan Presiden AS Donald Trump. Selama ini, kebijakan perdagangan Trump yang agresif menimbulkan keprihatinan di kalangan pendukung globalisasi.

Awal pekan ini misalnya, Trump membuat marah Tiongkok dan Korea Selatan setelah mengenakan tarif baru untuk panel surya dan mesin cuci ukuran besar.

Trump, yang mengusung moto perdagangan America First, direncanakan menutup pertemuan tahunan Davos dengan memberikan pidato pada Jumat (26/1).

WEF dibuka dengan pidato Perdana Menteri India Narendra Modi yang membela perdagangan bebas.

Sementra itu, penasihat ekonomi Tiongkok, Liu He, berjanji bahwa negaranya akan terus menjalankan prinsip proglobalisasi dan reformasi ekonomi.

"Kami akan mengizinkan pihak asing untuk lebih banyak berkecimpung di bidang perbankan, sekuritas, dan industri asuransi secara bertahap," ungkapnya dalam kegiatan yang sama.

Pemerintah Indonesia yang diwakili Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan juga ikut hadir di WEF dengan tujuan, antara lain, mencari dana pembangunan jangka panjang dengan skema pendanaan campuran.

Di sisi lain, ribuan orang kemarin berunjuk rasa di ibu kota Swiss, Zurich. Mereka menentang rencana kehadiran Trump di negara itu.

Sementara itu, Kepala IMF Christine Lagarde mengkritik masih tingginya tingkat kemiskinan di dunia meski ekonomi dunia mulai membaik.(Cah/Tes/KG/BY/DG/BB/AU/Ant/X-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya