Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara telah menunjuk delegasi untuk pertemuan tingkat tinggi langka dengan Korea Selatan (Korsel) pekan ini.
Hal itu diungkapkan Kementerian Unifikasi Korsel di Seoul, Minggu (7/1). Perkembangan positif ini turut disambut hangat Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.
Kedua Korea sepakat, Jumat (5/1), untuk mengadakan dialog resmi pertama mereka dalam lebih dari dua tahun. Pertemuan super penting dan langka itu diharapkan akan membahas partisipasi Pyonyang dalam Olimpiade Musim Dingin bulan depan di negeri ginseng.
Delegasi Korut untuk pertemuan Selasa (9/1) di perbatasan desa gencatan senjata Panmunjom, akan dipimpin oleh Ri Son-Gwon, kepala lembaga Korut yang menangani urusan antar-Korea, kata Kementerian Unifikasi.
Pyongyang menginformasikan kepada Korsel empat pejabat lainnya akan mendampingi Ri, termasuk yang bertanggung jawab atas urusan olahraga.
Pembaharuan tentatif terjadi setelah pemimpin Korut Kim Jong-un memperingatkan dalam pidato tahun baru bahwa dia memiliki sebuah tombol nuklir di mejanya. Namun ia juga menyatakan Pyongyang bisa mengirim tim ke Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang.
Seoul menanggapi keinginan Kim dengan tawaran pembicaraan, dan pekan lalu hotline antara tetangga ini, dipulihkan setelah diskors selama hampir dua tahun.
Pesan tersebut disampaikan sehari setelah Seoul menyarankan Menteri Unifikasi Cho Myoung-Gyon untuk memimpin delegasi ke perundingan yang akan datang.
Kim mengatakan dalam pidato tahun baru bahwa negaranya mengharapkan olimpiade yang akan diselenggarakan mulai 9-25 Februari sukses. Sementara Seoul dan Washington telah memutuskan untuk menunda latihan militer gabungan tahunan mereka.
Latihan militer gabungan- yang selalu membuat marah Korut, tersebut akan ditunda sampai setelah Olimpiade.
Perdana menteri Jepang menyuarakan harapan hati-hati untuk perundingan tersebut. Namun ia menekankan bahwa mengadakan sebuah pertemuan demi sebuah pertemuan akan menjadi sia-sia.
"Olimpiade adalah perayaan perdamaian. Saya ingin mengakui perubahan itu," tutur Abe dalam sebuah wawancara yang disiarkan Minggu (7/1), di saluran pemerintah NHK.
Abe, yang telah lama mengambil sikap hawkish terhadap Korut, mengatakan bahwa Jepang harus meningkatkan kapasitas pertahanannya dalam menghadapi ancaman rudal ‘Negeri Juche’.
Komentar Abe muncul saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump melangkah lebih jauh. Trump mengatakan dia terbuka untuk mengadakan pembicaraan langsung dengan Kim dengan syarat-syarat tertentu.
Trump bersedia berbicara langsung dengan Kim Jong-un, menyuarakan harapan pembicaraan dua Korea dapat membantu mengurangi krisis mengenai upaya nuklir Pyongyang.
Ucapan Trump adalah pivot lebih lanjut dari retorikanya yang sering mencemooh Korut dan Kim. Belakangan ia dan Kim terlibat dalam perang kata-kata yang menimbulkan kekhawatiran perang nuklir, saat Pyongyang melakukan uji coba rudal dan nuklir.
"Saya selalu percaya pada pembicaraan," ujar Trump saat ditanya apakah dia akan berbicara dengan Kim melalui telepon.
"Tentu saja saya akan melakukan itu, tidak masalah sama sekali," tutur Trump sambil menjelaskan itu tidak berarti dia akan melakukannya tanpa prasyarat. (AFP/OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved