Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAI musim dingin yang dahsyat menyelimuti sebagian besar pantai timur Amerika Serikat (AS). Suhu ekstra dingin, salju, angin kencang, dan banjir di wilayah pesisir membuat ribuan penerbangan dibatalkan dan pemadaman listrik secara luas.
Angin dingin berkecepatan hingga 113 km/jam melanda wilayah utara menyusuri pesisir Atlantik. Akibat cuaca ekstrem itu, sedikitnya 12 orang meninggal dunia.
Badan ramalan cuaca menyebut kedahsyatan badai itu sebagai bom topan akibat adanya penurunan tekanan atmosfer yang luar biasa cepat sehingga memicu kondisi ekstrem seperti saat ini. Menurut ahli meteorologi AS, Ryan Maue, topan itu ialah salah satu badai nontropis yang paling serius.
Badai diprediksi akan membawa salju setebal 45 cm dari Negara Bagian Carolina menuju Negara Bagian Maine. Fenomena itu diramalkan akan diikuti oleh ledakan udara dingin dengan suhu -40 Celcius yang menyengat wajah.
Di lain hal, warga di Kota Massachusetts Timur dan sebagian besar Rhode Island kini tengah bersiap menghadapi guyuran salju dengan intensitas 3 inci per jam. Di Kota New York, diperkirakan akan turun salju setebal 10 inci.
Wali Kota New York, Bill de Blasio, mengatakan badai kali ini akan membawa hal yang sangat berbahaya. Untuk itu dia meminta warga New York tinggal di rumah dan tidak bepergian.
Gubernur New York, Andrew Cuomo, mengumumkan keadaan darurat untuk kota dan negara bagian tetangga. Menurutnya, sekitar 3.000 penerbangan dibatalkan dan bandara New York yang terkena dampak paling buruk.
Tidak hanya di AS, kondisi serupa juga dialami Eropa. Amukan badai di benua itu menyebabkan tiga orang tewas dan puluhan ribu lainnya menderita saat topan Eleanor menyapu Eropa barat.
Seorang pria berusia 21 tahun tewas di Prancis karena angin kencang yang menumbangkan sebatang pohon dan mengenainya saat bermain ski di wilayah Morillon. Di Basque Country, dua orang meninggal karena hanyut akibat gelombang besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved