Ledakan Mortir tidak Sengaja Tewaskan 8 Orang di Filipina

Antara
04/1/2018 20:46
Ledakan Mortir tidak Sengaja Tewaskan 8 Orang di Filipina
(Ilustrasi)

SATU bom mortir meledak secara tak sengaja di Filipina Selatan, menewaskan delapan orang dan melukai lima orang lagi, kata laporan polisi pada Kamis (4/1).

Polisi mengatakan, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 waktu setempat pada Rabu (3/1) kemarin ketika Marcelo Antogan, seorang tukang kayu, secara sembrono mematri bom yang ia temukan di ladang di Sirawai, kota kecil yang berjarak 800 kilometer di sebelah selatan Ibu Kota Filipina, Manila.

Antogan dan tujuh kerabatnya di sekitar dia meninggal di lokasi kejadian, sedangkan lima orang lagi cedera, kata polisi.

"Dengan dikelilingi keluarganya dan tetangga, ia berusaha membongkar bom itu dengan menggunakan palu ketika bom tersebut tiba-tiba meledak dan menewaskan delapan orang serta membuat lima orang lagi luka kritis," kata laporan polisi, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis (4/1) malam.

Polisi menyatakan tukang kayu itu kelihatannya tidak mengetahui bahwa benda yang ia gali dari ladang merupakan bom.

Pulau Mindanao di Fiilipina Selatan memiliki sejarah panjang konflik, dan kelompok bersenjata termasuk kaum separatis, gerilyawan garis keras milisi suku dan kelompok penjahat, semuanya, aktif. Polisi sedang menyelidiki peristiwa itu. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya