Oposisi Iran Berunjuk Rasa di Prancis dan Jerman

Willy Haryono
31/12/2017 17:04
Oposisi Iran Berunjuk Rasa di Prancis dan Jerman
(AP)

Oposisi rezim Iran menggelar unjuk rasa di Prancis dan Jerman untuk menunjukkan dukungan kepada demonstran yang sudah menggelar aksi protes di Teheran dan kota-kota lainnya sejak Kamis 28 Desember.

Sekitar 40 orang berunjuk rasa di dekat Kedutaan Besar Iran di Paris. Mereka menyerukan diakhirinya "intervensi" Teheran dalam konflik Suriah dan Lebanon.

Afchine Alavi dari Dewan Nasional Resistensi Iran (CNRI) mengatakan kepada AFP bahwa tuntutan serupa juga diserukan di Iran.

Sementara di Berlin, sekitar 100 untuk mendesak pembebasan sejumlah orang yang ditahan dalam gelombang demonstrasi di Iran sejak tiga hari terakhir. Jumat kemarin, sekitar 50 orang juga berkumpul di dekat Kedubes Iran untuk Jerman.

Unjuk rasa bermulai di Mashhad, kota terbesar kedua di Iran, pada Kamis kemarin. Awalnya pedemo hanya mengecam dugaan korupsi dan kenaikan harga bahan-bahan pokok, namun berubah menjadi penentangan penuh terhadap rezim Iran.

Alavi mengatakan demonstran mencoba menggandeng lebih banyak elemen masyarakat Iran, mulai dari kelas menengah hingga pengangguran.

Meski unjuk rasa di Iran tidak terlampau besar, namun ini merupakan kali pertamanya terjadi sejak gerakan protes masif pada 2009.

Pemerintah Iran telah mengingatkan warga untuk tidak berpartisipasi dalam seruan untuk berunjuk rasa. Iran juga telah memutus akses internet usai ratusan orang menyerang balai kota di Teheran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai masyarakat Iran menginginkan perubahan, dan "rezim opresif tidak dapat berdiri selamanya." (MTVN/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya