Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN pengunjuk rasa berbondong-bondong menyerang sebuah balai kota di Teheran, Iran, Sabtu 30 Desember 2017 dalam gelombang aksi protes yang memasuki hari ketiga. Demo berlanjut meski pemerintah melarang warga untuk mengikuti "perkumpulan ilegal."
Iran merespons unjuk rasa yang tidak kunjung berhenti dengan memutus akses internet warga. Reporter AFP melaporkan jaringan utama internet di Teheran terganggu beberapa saat sebelum memasuki tengah malam.
Sejumlah kantor berita Iran mengingatkan bahwa Telegram, aplikasi media sosial populer di Iran, kemungkinan akan ditutup. Dugaan muncul usai Menteri Komunikasi Iran Mohammad Javad Azari Jahromi menuduh saluran ternama Amadnews di Telegram telah mendorong "pemberontakan bersenjata."
Media Iran, Mehr mengunggah beberapa video yang memperlihatkan pengunjuk rasa menyerang balai kota Teheran, menggulingkan mobil polisi dan membakar bendera Iran.
Kekacauan juga terjadi di sekitar Universitas Teheran, dimana ratusan pedemo tumpah ke jalan raya, memblokade lalu lintas dan meneriakkan slogan mengecam pemerintah.
Massa pendukung pemerintah juga turun ke jalan dan ke sekitar Universitas Teheran, sembari meneriakkan "kematian bagi para penghasut."
"Kami meminta semua yang mendapat seruan berunjuk rasa untuk tidak berpartisipasi, karena hanya akan menimbulkan masalah bagi diri sendiri dan warga lain," ungkap Menteri Dalam Negeri Iran Abdolrahman Rahmani Fazli. (MTVN/OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved