PBNU Curiga Ada Motif di Balik Klaim Trump atas Yerusalem

M Sholahadhin Azhar
15/12/2017 22:16
PBNU Curiga Ada Motif di Balik Klaim Trump atas Yerusalem
(ANTARA FOTO/Reno Esnir)

KLAIM sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dinilai sarat kepentingan. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj curiga ada motif tertentu dari AS di balik klaim pemimpinnya.

"Jangan-jangan Trump ini juga sengaja supaya memancing ada kelompok Islam radikal lagi," kata Said di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (15/12).

Saat ini, kata dia, ISIS sudah terpojok dan tak punya taring di Suriah. Sementara itu, pemimpin Al-Qaedah juga telah dibasmi. Isu seputar kelompok radikal belakangan ini memang sudah surut.

"Sudah surut (isu radikalisme) dan dipancing dengan klaim Trump," imbuh Said.

Ia melihat adanya arah kebijakan AS yang sengaja menarget Islam.

"Jangan-jangan begitu. Bagaimana ada alasan untuk minimal mencoreng umat Islam. Menjatuhkan nama baik Islam," katanya.

Said bersama lima pemuka agama lain pun meminta semua pihak di Tanah Air agar tak terprovokasi hasutan, dan gerakan-gerakan lain yang cenderung berpotensi memperkeruh keadaan. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya