Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat gabungan lintas organisasi kemasyarakatan untuk Aksi Bela Palestina yang direncanakan digelar pada Minggu (17/12).
Rapat gabungan MUI dengan ormas persiapan demo Aksi Bela Palestina itu dilaksanakan di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Rabu dengan diikuti para tokoh lintas organisasi kemasyarakatan.
Hadir dalam rapat persiapan aksi itu seperti Ketua Umum Wahdah Islamiyah Zaitun Rasmin, Ketua PB Nahdlatul Ulama KH Marsudi Syuhud, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, dai Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Cholil Nafis dan lainnya.
Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Bachtiar Nasir (BN) mengatakan Aksi Bela Palestina harus ditanggapi secara positif oleh umat Islam.
Bachtiar menyatakan bangga terhadap MUI yang menjadi lokomotif pergerakan umat dalam Aksi Bela Palestina. MUI agar menjadikan momentum aksi terkait penolakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel itu sebagai titik awal mempersatukan umat Islam.
"Aksi ini momentum penting untuk persatuan umat yang terkesan tercabik karena adanya Aksi 212," kata dia.
Dia juga meminta agar para pimpinan ormas turut menggerakkan massa untuk Aksi Bela Islam. Salah satu caranya adalah dengan penyebarluasan seruan, antara lain lewat media sosial.
Menurut dia, seruan para pimpinan ormas lewat media sosial akan sangat efektif untuk mengajak massa yang besar, terutama generasi muda, sehingga terlibat dalam Aksi Bela Palestina.
"Indonesia akan menjadi kekuatan baru untuk menekan Amerika Serikat. Ini akan jadi model di Indonesia dan dunia. Kalau umat Islam bersatu insya Allah ini terbesar di dunia," kata dia merujuk pada pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengakui secara sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved