Jokowi Minta OKI Kompak

Pol/Ire/Aya/X-4
13/12/2017 06:43
Jokowi Minta OKI Kompak
(Seska/L-1)

PRESIDEN Joko Widodo bertolak ke Istanbul, Turki, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (KTT-LB OKI). Konferensi dimulai hari ini dan akan membahas Palestina.

Di hadapan pemimpin negara peserta OKI, Presiden akan menyampaikan sejumlah hal. Salah satu dan yang paling utama ialah penolakan rakyat Indonesia atas pengakuan sepihak Presiden AS Donald Trump bahwa Jerusalem ibu kota Israel.

"KTT OKI ini sangat penting dan jadi kesempatan pertama bagi negara-negara OKI secara bersama dan tegas menolak keputusan Presiden Trump," kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sesaat sebelum bertolak ke Turki, kemarin.

Indonesia, jelas Presiden, akan menyampaikan beberapa langkah yang dapat dilakukan negara-negara anggota OKI untuk membela hak-hak Palestina. "Kita meminta negara-negara OKI untuk membulatkan suara dan persatuan guna membela Palestina."

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan kehadiran Jokowi dalam forum tersebut memperkuat perjuangan untuk mempertahankan status quo Jerusalem.

Pakar Timur Tengah UI, Abdul Muta'ali, menyebut Indonesia punya kans menjadi inisiator nomor satu untuk kemerdekaan Palestina. Pasalnya, dari 57 anggota OKI, Indonesia memiliki pendekatan berbeda dalam upaya perdamaian dunia selama ini.

"Kita selama ini punya rumah sakit di Gaza. Kita mendirikan rumah sakit bukan atas nama keagamaan, melainkan nilai kemanusiaan. Pendekatan ini bisa diterima masyarakat internasional," kata dia, kemarin. Menurut Muta'ali, negara Timur Tengah yang tergabung dalam negara-negara Teluk tidak terlalu pedas memberi kecaman. "Sidang OKI harus bisa balik mengklaim bahwa Al-Quds (Jerussalem) merupakan ibu kota Palestina," ujarnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya