Irak Umumkan Pembebasan Penuh dari ISIS

Antara
10/12/2017 12:29
Irak Umumkan Pembebasan Penuh dari ISIS
(AFP/HAIDAR MOHAMMED ALI)

PERDANA Menteri Irak Haider Al-Abadi pada Sabtu (9/12) secara resmi mengumumkan pembebasan penuh Irak dari petempur ISIS, setelah pasukan Irak merebut kembali semua daerah yang pernah dikuasai oleh kelompok fanatik tersebut.

"Saya mengumumkan kepada rakyat Irak dan seluruh dunia bahwa pasukan kita telah mencapai benteng terakhir Da'esh (ISIS) dan telah mengibarkan bendera Irak di seluruh daerah (Provinsi) Anbar Barat, yang menjadi tanah terakhir yang diduduki Israel," kata Al-Abadi di dalam pidato yang ditayangkan televisi.

"Bendera Irak berkibar hari ini di titik perbatasan yang paling jauh," ia menambahkan.

Al-Abadi juga mengucapkan selamat kepada pasukan Irak dan rakyat Irak atas kemenangan melawan ISIS.

"Kemenangan besar semacam itu layak dirayakan hari ini dan setiap tahun. Itu adalah kemanangan dan prestasi semua rakyat Irak," kata Al-Abadi, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad. Kantor Perdana Menteri Irak tersebut belakangan mengumumkan 9 Desember sebagai hari besar di seluruh Irak.

Perdana Menteri Irak tersebut menyeru semua rakyat Irak agar bersatu sebab "itu adalah senjata yang memungkinkan kita mengalahkan ISIS".

"Kita harus mematuhi persatuan ini dan memperkuatnya dengan segala cara yang mungkin," kata Al-Abadi. Ia menambahkan Irak "hari ini buat semua rakyat Irak dan kekayaannya milik semua".

Ia juga menyeru politisi Irak agar memikul tanggung-jawab mereka dalam memelihara keamanan dan kestabilan serta mencegah kembalinya terorisme ke negeri itu.

"Saya menyeru mereka semua agar menahan diri dari kembali untuk menimbulkan penyimpangan provokatif serta sektarian yang memungkinkan organisasi teror menduduki kota besar Irak, menyabot mereka dan membuat jutaa orang Irak meninggalkan rumah mereka," kata Al-Abadi.

Al-Abadi juga mendesak dilancarkannya kegiatan anti-korupsi, dan mengatakan perang melawan korupsi akan menjadi "diperluas menjadi operasi yang membebaskan tanah Irak". (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya