TIM penyelamat Amerika Serikat (AS), hingga kemarin, masih berjuang menemukan tujuh marinir dan empat personel angkatan darat yang tewas setelah sebuah helikopter jatuh pada Selasa (10/3) waktu setempat.
Helikopter itu jatuh ke laut karena kabut tebal saat misi latihan malam hari.
Adapun helikopter kedua dapat kembali dengan selamat setelah helikopter pertama jatuh.
Badan helikopter jatuh ke laut dekat pantai Florida, AS.
Namun, para pejabat militer AS tidak mau menjelaskan penyebab jatuhnya helikopter jenis UH-60 Black Hawk itu.
Mayjen Glenn H Curtis, ajudan jenderal dari Garda Nasional Louisiana, AS, mengatakan penyebab kecelakaan itu ialah cuaca buruk.
Helikopter Black Hawk yang jatuh pernah digunakan dalam operasi militer di Irak.
Helikopter itu juga pernah dikerahkan untuk membantu misi kemanusiaan saat terjadi badai Gulf Coast dan tumpahnya minyak dari perusahaan BP.
Helikopter yang jatuh itu sedang membawa prajurit elite dari Komando Operasi Khusus Angkatan Laut.
Sebagaimana pasukan Baret Hijau angkatan darat dan pasukan elite angkatan laut, SEAL, para prajurit itu dilatih untuk menghadapi segala kondisi sulit baik di darat maupun di laut.
Dalam latihan Selasa (10/3) malam itu pasukan elite AS berlatih berbagai misi dari menggunakan kapal kecil hingga helikopter untuk keluar dari lokasi target serangan.