Najib Terima Kasih Dua Tahun tanpa Asap

Ant/Hde/X-5
23/11/2017 08:14
Najib Terima Kasih Dua Tahun tanpa Asap
(BIRO PERS SETPRES)

HUBUNGAN Indonesia dengan Malaysia semakin kukuh, di antaranya karena ditopang dengan meningkatnya angka perdagangan lebih dari 21% pada semester pertama 2017.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam keterangan pers bersama Perdana Menteri (PM) Najib Razak di Hotel Hilton, Kuching, Malaysia, kemarin.

Presiden mengatakan bahwa Indonesia telah memulai ekspor beras ke Malaysia pada Oktober 2017 lalu sebanyak 25 ribu ton.

Jumlah ekspor tersebut diharapkan akan terus meningkat setiap tahunnya.

Kukuhnya kerja sama juga ditandai dengan disepakatinya penguatan kemitraan untuk kelapa sawit melalui pembentukan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC).

"Kita harus bersatu melawan kampanye hitam terhadap kelapa sawit," tutur Presiden.

Sebelumnya, kedua pemimpin mengadakan pertemuan Annual Consultation (Ancon) ke-12 Indonesia-Malaysia sekaligus dalam rangka ulang tahun ke-60 hubungan diplomatik kedua negara .

Dalam pertemuan itu dibahas berbagai isu, di antaranya soal perbatasan dan perlindungan WNI yang tinggal dan bekerja di Malaysia.

Sementara itu, Najib menyatakan begitu banyak kemajuan yang dicapai kedua negara.

"Keinginan kedua pemerintah terus meningkatkan lagi hubungan," katanya.

Pada kesempatan itu pula, Najib menyampaikan terima kasihnya kepada Indonesia karena mampu mengatasi kebakaran hutan sehingga dalam dua tahun terakhir warganya menikmati udara bersih.

Setelah pertemuan, Jokowi meluncur ke Stadion Perpaduan Kuching bertemu sekitar 5.000 WNI.

Presiden meminta WNI yang berada di Malaysia harus memiliki paspor.

Kemarin petang Jokowi kembali ke Tanah Air dan langsung terbang menuju Lombok, NTB.

Hari ini Presiden akan melakukan kunjungan kerja di provinsi itu.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya