Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMANFAATAN sisik ikan gurami sebagai bahan remineralisasi untuk mencegah gigi berlubang berhasil memenangi kompetisi riset mahasiswa tingkat Asean.
Adalah Diana Fitri Muslimah dan Adityakrisna Yoshi Putra Wigianto yang mengajukan karya tulis berjudul “The Effect of Nanocalcium Paste form Osphronemus Goramy L. Scale for Remineralizing White Spot Lesion. Dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tersebut akhirnya meraih penghargaan tingkat Asean pada Dental Student Research Competition 2017 yang diikuti 29 tim dari berbagai perguruan tinggi di negara-negara anggota Asean. Kompetisi ini digelar di Fakultas Kedokteran Gigi UGM, beberapa hari lalu.
Dalam paper tersebut, keduanya mengangkat potensi pemanfaatan sisik ikan gurami untuk digunakan sebagai bahan remineralisasi dalam pencegahan gigi berlubang. Adit mengatakan sisik ikan gurami dipilih sebagai bahan remineralisasi karena di dalamnya mengandung senyawa kalsium yang cukup tinggi. Senyawa ini mampu mencegah terjadinya proses perlubangan pada gigi.
“Sisik ikan gurami ini mengandung kalsium lebih tinggi dibanding dengan sisik ikan lain,” jelasnya, Senin (23/1) di FKG UGM. Sisik ikan gurami mengandung senyawa kalsium sebesar 7,5 persen.
Sedangkan ikan lainnya, memiliki kandungan mineral secara keseluruhan sebanyak 2 persen saja. Selama ini, jelasnya, sisik ikan gurami belum banyak dimanfaatkan. Kebanyakan baru digunakan sebagai bahan kerajinan dan belum optimal dimanfaatkan di bidang biomedis. "Kami berupaya memanfaatkan bahan yang mudah didapat dan belum banyak dimanfaatkan di bidang kesehatan,” ujarnya.
Pemanfaatan limbah sisik ikan itu berupa pasta nano kalsium. Proses pembuatan pasta ini dilakukan dengan mengolah sisik ikan gurami ke dalam bentuk serbuk berukuran nano untuk memudahkan proses remineralisasi.
Selanjutnya, serbuk yang didapat dicampur dengan gliserin hingga berbentuk pasta. “Hasilnya adalah pasta nano kalsium yang dapat digunakan untuk mencegah gigi berlubang,” tambah Diana.
Khasiat pasta sisik ikan gurami tersebut telah diuji coba pada gigi marmut (Cavia cobaya). Hasilnya, pasta ini mampu mencegah gigi berlubang seperti halnya dengan bahan remineralisasi yang ada di pasaran.
“Dari uji kadar kalsium dan fosfat menunjukkan pasta sisik ikan gurami ini mampu meningkatkan kadar mineral gigi hingga 30 persen,” jelas Diana. Menurut Diana, pasta nano kalsium berbahan sisik ikan gurami ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Terlebih ketersediaan sisik ikan gurami sangat melimpah di Indonesia dan belum dimanfaatkan secara maksimal. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved