Studi Ungkap Rambut Beruban Mungkin Dapat Dicegah bahkan Dipulihkan

Asha Bening Rembulan
29/4/2026 12:07
Studi Ungkap Rambut Beruban Mungkin Dapat Dicegah bahkan Dipulihkan
Ilustrasi(Magnific)

DALAM sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Grossman School of Medicine New York University mengungkapkan sel punca melanosit yang tidak menghasilkan protein untuk pigmen rambut menyebabkan terjadinya rambut beruban.

Mereka juga menemukan dalam beberapa kasus, rambut beruban dapat kembali ke warna aslinya yang disebabkan oleh berkurangnya stres atau pengaktifan kembali sel punca yang terjebak di folikel rambut.

Bagaimana rambut bisa beruban?

Tim peneliti menggunakan tikus sebagai subjek dalam studi tersebut. Mereka menemukan bahwa sel punca melanosit dapat berpindah antar kompartemen pada folikel rambut yang sedang berkembang dalam kondisi sehat.

Kompartemen yang berbeda tersebut memungkinkan sel punca melanosit untuk matang dan mengambil protein sehingga dapat beregenerasi menjadi sel pigmen dan terus mewarnai rambut saat tumbuh. Sel punca melanosit ini bergeser bolak-balik antara tingkat kematangan dari waktu ke waktu.

Dalam beberapa kasus sel punca melanosit tersebut terjebak di kompartemen tonjolan folikel rambut dan tidak mampu bergerak kembali ke kompartemen germinal, suatu tempat bagi protein WNT mendorong sel-sel untuk beregenerasi menjadi sel pigmen. Ketika sel punca melanosit terjebak maka tidak akan dihasilkan pigmen sehingga rambut akan beruban.

Studi dari tim penelitian NYU ini menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia proses pertumbuhan kembali rambut, jumlah sel punca melanosit yang bersarang di tonjolan folikel akan terus meningkat dan pada titik tertentu tonjolan folikel tidak akan menghasilkan pigmen.

Sel punca melanosit memang akan terus bergerak untuk memproduksi pigmen, tetapi kebutuhannya juga akan berubah dan mengalami penurunan seiring waktu sehingga munculnya rambut beruban bertepatan dengan penuaan.

Buka Peluang Cegah Uban

Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan kemampuan sel punca melanosit untuk bergerak secara independen menggunakan energi metabolik dan diferensiasi reversibel menjadi kunci untuk menjaga kesehatan dan warna rambut. 

Pada dasarnya, jika sel punca melanosit dapat terus bergerak maka kemungkinan perubahan warna rambut menjadi abu-abu tidak akan terjadi. 

Salah satu peneliti, Qi Sun, menjelaskan bahwa studi ini mengungkap mekanisme baru terkait perubahan warna rambut. Temuan tersebut membuka peluang untuk mengembangkan cara membalikkan atau mencegah uban dengan membantu sel-sel yang terhambat agar kembali bergerak di antara kompartemen folikel rambut yang sedang berkembang.

Langkah selanjutnya bagi tim NYU adalah mempelajari cara agar sel punca melanosit yang sebelumnya macet dapat bergerak kembali karena begitu bergerak mereka akan menghasilkan pigmen dan menghentikan tumbuhnya uban. (Popular Mechanics/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya