Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini, pemilik tanaman sering menganggap busuk akar pada anggrek hanyalah akibat kesalahan penyiraman. Namun, penelitian terbaru dari Taiwan mengungkapkan ancaman yang lebih kompleks, serangan kelompok jamur tanah yang mampu melumpuhkan tanaman dalam waktu singkat.
Tim peneliti yang dipimpin oleh Wen-Hsin Chung, ahli patologi tanaman dari National Chung Hsing University (NCHU), berhasil mengidentifikasi 63 sampel jamur penyebab penyakit dari berbagai kebun komersial dan pasar bunga di Taiwan. Hasilnya mengejutkan; kerusakan ini didalangi enam spesies berbeda dari kelompok jamur Fusarium oxysporum.
Jamur ini bekerja dengan cara menumbuhkan sel-sel berbentuk benang melalui jaringan tanaman yang lemah. Benang-benang ini menyumbat jalur transportasi air, menyebabkan akar dan batang yang tadinya kokoh berubah menjadi lunak dan membusuk.
Dalam uji coba di laboratorium NCHU Taichung, tim memantau kerusakan mulai terjadi hanya dalam waktu 7-14 hari setelah jaringan anggrek yang sehat terpapar jamur ini.
"Identifikasi spesies ini memberikan target yang lebih tajam bagi petani dalam hal pengobatan," tulis para peneliti. Sebelumnya, semua jenis jamur akar biasanya ditangani dengan taktik yang sama, namun setiap spesies ternyata memiliki cara penyebaran dan inang favorit yang berbeda.
Meskipun jamur adalah penyebabnya, kondisi lingkungan tetap menjadi pemicu utama. Busuk akar sering dimulai ketika media tanam (seperti kulit kayu) mulai melapuk dan hancur menjadi serpihan kecil yang menahan air terlalu lama serta menutup sirkulasi udara.
Pot yang dingin, gelap, dan basah akan menurunkan kadar oksigen. Dalam kondisi ini, akar yang rusak menjadi sangat rentan terhadap invasi jamur. Inilah alasan mengapa anggrek yang tampak sehat selama berminggu-minggu bisa tiba-tiba mati total setelah penyiraman berat.
Para ahli menekankan bahwa pencegahan jauh lebih efektif daripada mengobati tanaman yang sudah membusuk. Berikut adalah beberapa langkah penting:
Selain mengancam tanaman seperti Cymbidium dan vanila (Vanilla planifolia), peneliti juga memberikan peringatan serius. Salah satu spesies yang paling umum ditemukan, Fusarium curvatum, juga telah dikaitkan dengan infeksi pada manusia di Taiwan.
"Potensi ancaman terhadap pengelola lapangan tidak boleh diabaikan," tulis Chung dan koleganya.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Plant Science ini menyimpulkan bahwa kesehatan akar anggrek bergantung pada sinergi antara biologi dan perawatan, media tanam terbuka, penyiraman yang hati-hati, potongan yang bersih, aliran udara yang stabil, serta identifikasi penyakit yang tepat. (Earth/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved