Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS LIA melalui Japan Center UL-KUIS (University of LIA-Kanda University of International Studies) menyelenggarakan Public Lecture bertajuk "Deep Dive into Japan’s Food Industry: Innovation in Packaging & Career Paths for Foreign Talents" pada Rabu (22/4). Kegiatan edukatif ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dan masyarakat umum tentang sejarah industri pangan di Jepang serta strategi membangun karier internasional.
Melalui keterangan yang diterima, disebutkan acara yang berlangsung secara hybrid ini menghadirkan pakar cuisine, Prof.. Kubo Yoshihiro dari Tsuji Institute, Japan yang membawakan topik "Globalization and Localization in Japan Food Packaging". Kubo dengan gamblang menjelaskan tentang perkembangan industri pengemasan makanan di Jepang dan industri pengemasan di Jepang beradaptasi dengan tren global, namun tetap mempertahankan karakteristik lokal yang fungsional dan estetis.
Materi ini memberikan perspektif baru bagi peserta mengenai pentingnya inovasi desain dalam memenangkan pasar internasional. Kubo menjelaskan, "Masa depan industri pangan ada pada harmoni antara inovasi teknologi dan penghormatan terhadap akar budaya lokal. Kita harus mampu memadukan efisiensi modern dengan nilai-nilai tradisi untuk menciptakan kolaborasi global yang saling menghormati dan membawa perdamaian bagi dunia."
Sesi berikutnya dikupas secara komprehensif oleh Fazrina Aulia, Business Analyst dari Indonesia Soken. Fazrina menjelaskan bisnis industri makanan yang mencakup strategi bisnis, industri makanan Jepang, dan peluang karir di industri makanan Jepang.
Selain pemaparan materi, digelar pula penandatanganan kerja sama antara Universitas LIA dengan Komunitas Alumni Magang dan Industri Jepang Indonesia ( KAMIJI). Para pekerja dari Jepang yang sudah kembali ke Indonesia akan melanjutkan studi di Universitas LIA sehingga kedepannya mereka akan mendapatkan pekerjaan yang lebih layak
di Indonesia atau bila akan kembali ke Jepang.
Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. Siti Yulidhar Harunasari, M.Pd., Rektor Universitas LIA mengatakan, “Kegiatan ini merupakan langkah strategis Universitas LIA dalam memastikan mahasiswanya memiliki daya saing global yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Yulidhar menambahkan, “Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk membuka akses seluas-luasnya bagi talenta lokal agar dapat berkarir secara profesional di Jepang."
Kehadiran peserta yang terdiri dari unsur mahasiswa dan umum menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap sektor industri pangan dan peluang bekerja di luar negeri. Penandatanganan MoU dengan KAMIJI diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan berbagai program yang menguntungkan kedua belah pihak. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved