Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITIAN terbaru mengungkap fakta baru tentang perilaku makan dinosaurus herbivora yang ternyata jauh lebih selektif dari yang selama ini diperkirakan. Studi terhadap struktur gigi dan enamel fosil menunjukkan bahwa dinosaurus pemakan tumbuhan tidak sekadar melahap vegetasi secara acak, melainkan memilih bagian makanan tertentu.
Temuan yang dipublikasikan oleh Jackson School of Geosciences ini mematahkan anggapan lama bahwa dinosaurus herbivora bersifat tidak selektif dalam pola makan mereka.
Peneliti dari University of Texas at Austin, Liam Norris, menggunakan analisis isotop kalsium pada enamel gigi fosil yang ditemukan di Carnegie Quarry. Metode ini memungkinkan ilmuwan mengidentifikasi jejak kimia dari jenis tumbuhan yang dikonsumsi, mulai dari daun hingga kulit kayu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiap spesies memiliki preferensi makanan yang berbeda. Dinosaurus berleher panjang Camarasaurus cenderung mengonsumsi jaringan tanaman berkayu dan konifer. Sementara itu, Camptosaurus yang berukuran lebih kecil memilih bagian tumbuhan yang lebih lunak seperti pucuk daun dan tunas.
Temuan serupa juga diperkuat oleh penelitian dari University of New England terhadap dinosaurus asal Australia, Muttaburrasaurus.
Peneliti Matthew Herne menjelaskan bahwa dinosaurus ini memiliki gigi di bagian depan moncong (premaxillary teeth), fitur yang jarang ditemukan pada herbivora besar lainnya. Struktur ini memungkinkan mereka memetik bagian tumbuhan secara lebih presisi.
Dengan moncong sempit dan tajam, Muttaburrasaurus diduga berperilaku seperti hewan pemilih yang mencari bagian tanaman tertentu, bukan sekadar merumput dalam jumlah besar seperti hewan modern.
Para ilmuwan menyimpulkan bahwa sifat selektif ini merupakan strategi evolusi penting. Perbedaan struktur gigi dan preferensi makanan memungkinkan berbagai spesies dinosaurus herbivora hidup berdampingan tanpa saling berebut sumber daya.
Spesialisasi ini juga menjelaskan bagaimana ekosistem purba mampu menopang populasi herbivora besar dalam jangka waktu panjang. Dengan menempati ceruk ekologi yang berbeda, setiap spesies dapat bertahan hidup meski berada di habitat yang sama. (I-1)
Para ilmuwan menemukan gigi Tyrannosaurus tertancap di tengkorak Edmontosaurus berusia 66 juta tahun. Temuan langka ini mengungkap interaksi predator dan herbivora di akhir zaman Kapur.
Tyrannosaurus rex (T-Rex) dikenal sebagai predator puncak paling menakutkan di era dinosaurus. Rahangnya yang luar biasa kuat membuatnya seolah tak terkalahkan.
Fosil Iani smithi, dinosaurus herbivora dari Amerika Utara, mengungkap masa transisi penting jutaan tahun lalu saat perubahan iklim global
Para peneliti dan ahli paleontologi selama bertahun-tahun telah meneliti fenomena ukuran besar pada sauropoda, kelompok dinosaurus dengan leher panjang yang meliputi Titanosaurus
Dinosaurus herbivora yang berjalan dengan dua kaki ini, yang dinamai Enigmacursor mollyborthwickae, memiliki panjang sekitar 3 kaki (1 meter) dan tinggi 1,5 kaki (0,5 m).
Gigi dinosaurus merupakan fosil yang kuat dan biasanya lebih sering terawetkan daripada tulang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved