15 Dampak Sering Memukul Perut saat Hamil

Reynaldi Andrian Pamungkas
23/4/2026 23:00
15 Dampak Sering Memukul Perut saat Hamil
Berikut Dampak Sering Memukul Perut saat Hamil(freepik)

MEMUKUL perut saat hamil adalah tindakan memberikan benturan atau tekanan pada area perut ibu yang sedang mengandung, baik sengaja maupun tidak. Tindakan ini sangat berbahaya karena dapat mengganggu kondisi rahim dan janin di dalamnya.

Selama kehamilan, janin dilindungi oleh cairan ketuban dan rahim, tetapi benturan keras tetap bisa menyebabkan gangguan serius, seperti cedera pada janin, perdarahan pada ibu, lepasnya plasenta, risiko keguguran, hingga kontraksi dini atau kelahiran prematur.

Berikut 15 Dampak Sering Memukul Perut saat Hamil

1. Cedera pada janin

Benturan dapat langsung mengenai bayi di dalam kandungan.

2. Risiko keguguran

Terutama pada usia kehamilan muda.

3. Gangguan pertumbuhan janin

Tekanan berulang bisa memengaruhi perkembangan bayi.

4. Lepasnya plasenta

Kondisi serius yang bisa mengancam nyawa ibu dan bayi.

5. Kurangnya oksigen ke janin

Akibat gangguan aliran darah.

6. Kelahiran prematur

Kontraksi bisa terpicu akibat trauma pada perut.

7. Cacat lahir

Jika terjadi cedera pada organ yang sedang berkembang.

8. Nyeri perut hebat

Akibat jaringan dalam yang mengalami tekanan atau cedera.

9. Perdarahan

Bisa menjadi tanda kondisi darurat.

10. Kontraksi dini

Tubuh bisa merespons benturan sebagai tanda persalinan.

11. Stres dan trauma psikologis

Bisa memengaruhi kesehatan mental ibu.

12. Memar atau luka internal

Pada jaringan perut atau rahim.

13. Infeksi

Risiko meningkat bila ada luka dalam.

14. Gangguan perkembangan bayi setelah lahir

Bisa terjadi jika janin mengalami cedera.

15. Komplikasi kehamilan lanjutan

Termasuk risiko tinggi pada proses persalinan.

Memukul perut saat hamil sangat berbahaya karena bisa menyebabkan cedera serius, keguguran, hingga komplikasi fatal. Kehamilan harus dijaga dengan baik dan dihindari dari benturan apa pun. (Z-4)

Sumber: alodokter, hellosehat



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya