Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Wisata Medis Indonesia (AWMI) mempercepat pengembangan kawasan kesehatan terintegrasi demi menahan kebocoran devisa negara yang mencapai Rp200 triliun per tahun. Dalam forum GlobalHealth Healthcare Insights & Leadership 2026 di Jakarta, AWMI mematok target konkret untuk mengamankan potensi ekonomi domestik sebesar Rp32 triliun.
Ketua Umum AWMI Taufik Jamaan mengungkapkan bahwa setiap tahun lebih dari 2 juta masyarakat Indonesia masih memilih berobat ke luar negeri. Menurutnya, integrasi ekosistem kesehatan dan pariwisata menjadi solusi mutlak agar pasien tetap memilih layanan di dalam negeri.
"Selama ini kita kehilangan hingga Rp200 triliun setiap tahun karena pasien mencari layanan di luar negeri. AWMI mendorong platform wisata kesehatan nasional untuk mengintegrasikan layanan medis, pariwisata, dan data dalam satu ekosistem terpadu, sehingga pasien tidak perlu lagi mencari layanan ke luar negeri," ujar Taufik dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Direktur GlobalHealth Asia-Pacific, Narender Panjwani, menilai peran AWMI sangat strategis dalam memperkuat jaringan layanan kesehatan regional yang kian kompleks.
"Tahun ini, kami sangat antusias bekerja sama dengan AWMI untuk menyambut partisipasi yang lebih kuat dari berbagai mitra di Asia. Percakapan ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendasar untuk membangun ekosistem kesehatan yang tangguh," tutur Narender.
Kementerian Pariwisata RI turut memberikan dukungan penuh terhadap langkah AWMI. Ketua Pokja Pengembangan Rantai Pasok Kemenpar RI, Berti Deliani, menegaskan bahwa Indonesia sedang melakukan akselerasi besar untuk menjadi destinasi unggulan dunia melalui kolaborasi lintas sektor.
Salah satu strategi utamanya adalah memanfaatkan kekayaan biodiversitas dan pengobatan tradisional Indonesia yang dikemas dengan standar internasional. Berti menambahkan, sinergi antara Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kesehatan yang telah diperkuat sejak 2025 menjadi landasan kuat untuk penyelarasan kebijakan dan tata kelola wisata kesehatan.
"Indonesia tidak bisa lagi tertinggal dari negara-negara tetangga. Pengembangan kawasan medical dan wellness yang terintegrasi secara holistik adalah langkah nyata. Kami mengutamakan kekuatan lokal seperti wellness berbasis alam hingga kearifan lokal," jelas Berti. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved