Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah kemajuan peradaban yang begitu cepat, mahasiswa tidak hanya dibekali kekuatan spiritualitas, tetapi juga perlu dilengkapi dengan kemampuan modernitas. "Kemampuan modernitas ini sangat penting agar mahasiswa memiliki daya saing di tingkat global," kata Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Prof Widodo Muktiyo dalam acara wisuda ke-33 UAI, di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Dia mengutarakan dalam mengedepankan kekuatan spritualitas, mahasiswa diarahkan menjalankan ibadah salat secara berjamaah. Kemudian, UAI tengah mengembangkan Asrama Mahasiswa dan Rumah Qur'an UAI sebagai ekosistem pembinaan karakter dan spiritualitas mahasiswa. "Kami mengajak para orangtua wisudawan/wisudawati berpartisipasi dalam ikhtiar kebaikan ini," kata Widodo.
Rektor juga berpesan kepada para wisudawan/wisudawati bahwa kemanapun melangkah ada tiga hal yang perlu dipegang teguh. "Pertama, menjaga integritas, terus belajar sepanjang hayat, dan jadi pribadi bermanfaat bagi sesama. Seperti saya kutip pernyataan Kahlil Gibran bahwa, hal terbesar dalam hidup bukanlah di mana kita berdiri, melainkan arah yang kita tuju," paparnya.
Soal kekuatan modernitas, Rektor menyampaikan pihaknya memprioritaskan keterampilan bahasa asing sebagai soft skill mahasiswa. "Selain kemampuan berbahasa Inggris, kami bekerja sama dengan Kedutaan Besar Tiongkok. Kami dipercaya dalam pelaksanaan tes kemampuan bahasa Mandarin. Untuk semester depan, kami juga menjadikan bahasa Mandarin sebagai salah satu mata kuliah pilihan bagi mahasiswa," terangnya.
Widodo berharap dengan pembekalan kekuatan spiritualitas dan kemampuan modernitas, dapat melahirkan generasi unggul yang berkontribusi untuk bangsa dan negara.
Pada kesempatan sama, Wakil Rektor I Bidang Akademik UAI Prof Taufik Kasturi menambahkan prosesi wisuda kali ini diikuti oleh 765 wisudawan dan wisudawati terdiri atas 689 lulusan program sarjana dan 76 lulusan program magister. "Dari jumlah itu, sebanyak 132 lulusan atau 17,25% meraih predikat cum laude, dengan lulusan perempuan 452 orang dan 313 laki-laki," katanya.
Faathir Alfath Risdarmawan (Program Studi Teknik Elektro) ditetapkan sebagai Wisudawan Terbaik dan Berprestasi Universitas. Penetapan ini didasarkan pada capaian akademik, prestasi, keterlibatan dalam karya ilmiah, etika, sifat inspiratif, serta pengalaman organisasi.
Faathir telah menerbitkan sembilan artikel ilmiah di jurnal terindeks Scopus, dan sebagian besar sebagai penulis pertama. Sebagai apresiasi, UAI memberikan penghargaan umrah gratis kepada Faathir. Acara wisuda ke-33 juga ini turut dihadiri oleh Prof Jimly Asshiddiqie (Ketua Pembina YPI Al Azhar) serta Kepala LLDIKTI Wilayah III Jakarta Henri Togar Hasiholan Tambunan. (H-2)
Forum itu mencerminkan perhatian Uni Emirat Arab dalam menyebarluaskan dan memperkuat posisi Bahasa Arab di lingkup internasional.
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke pesantren Darunnajah tersebut dalam rangka memperkuat hubungan bilateral di bidang pendidikan Islam antara Indonesia dan Mesir.
Hal ini bertujuan untuk memberikan bantuan yang komprehensif dan membantu mewujudkan kebahagian
WAKIL Presiden Ma’ruf Amin menerima penghargaan Tokoh Islam Moderat dari Al-Azhar, Kairo, Mesir, karena dianggap mengokohkan Islam wasathiyah di Indonesia.
Para alumni terus bangun kreatvfitas, peduli terhadap sivitas akademika sebagai almamater yang akan terus bergerak dalam membangun manusia unggul, kreatif dan driver pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved