Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUATAN sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi kian menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya volume limbah plastik yang sulit ditangani melalui metode konvensional. Persoalan tidak hanya terletak pada kuantitas sampah, tetapi juga pada jenis plastik bernilai rendah (low value plastic/LVP) yang selama ini minim jalur daur ulang yang efektif.
Dalam upaya menjawab tantangan tersebut, PT Chandra Asri Pacific Tbk melalui fasilitas Industri Pengelolaan Sampah Terpadu (IPST) ASARI menambah kapasitas pengolahan dengan mengoperasikan mesin pirolisis baru berkapasitas 200 kilogram per siklus. Dengan tambahan ini, IPST ASARI kini memiliki dua unit mesin dengan total kapasitas mencapai 300 kilogram dalam sekali proses.
Teknologi yang digunakan berupa vacuum pyrolysis, yang memungkinkan proses pengolahan menghasilkan minyak dengan kualitas lebih baik, lebih bersih, serta residu yang lebih minim. Minyak hasil olahan tersebut memiliki karakteristik menyerupai solar, sehingga berpotensi dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar alternatif maupun produk turunan bernilai tambah. Adapun jenis plastik yang diolah mencakup polyethylene (PE), polypropylene (PP), dan polystyrene (PS), yang selama ini tergolong sulit didaur ulang secara konvensional.
Circular Economy & Partnership Manager Chandra Asri Group, Nicko Setyabudi, menyampaikan peningkatan kapasitas ini memperkuat peran IPST ASARI dalam sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas. Dengan dua mesin yang beroperasi, fasilitas tersebut mampu mengelola lebih dari 35 ton LVP setiap tahun, sehingga semakin banyak sampah plastik yang dapat dialihkan dari tempat pembuangan akhir ke jalur pengolahan yang lebih terstruktur.
Ia menambahkan, langkah ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong penerapan ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Indonesia.
Sejak 2021 hingga 2025, IPST ASARI tercatat telah mengelola lebih dari 79 ton sampah plastik. Dari jumlah tersebut, lebih dari 32 ton diproses menggunakan teknologi pirolisis dan menghasilkan lebih dari 26 ribu liter minyak. Capaian tersebut menunjukkan potensi besar teknologi pirolisis dalam menangani limbah plastik yang tidak dapat diolah melalui metode daur ulang konvensional.
Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat memperbesar kontribusi dalam mengurangi timbunan sampah plastik yang berakhir di tempat pembuangan akhir, sekaligus memperkuat sistem pengelolaan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan. (Fal/E-1)
Kolaborasi ini menyinergikan pemanfaatan teknologi radiasi untuk mengatasi permasalahan limbah plastik, serta pemanfaatannya sebagai bahan baku industri.
Pihak SPPG sendiri sudah menyatakan kesiapan mereka untuk membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sesuai dengan arahan dari DLH Kota Cirebon.
Ubah limbah anorganik jadi berkah! Pelajari contoh limbah lunak & cara pengolahan kreatif, inovatif, serta ramah lingkungan di sini!. Lihat disini Selengkapnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved