Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERING memarahi anak remaja adalah kebiasaan orang tua atau orang dewasa yang kerap menegur, membentak, atau mengekspresikan kemarahan secara berulang kepada anak yang sedang berada di masa remaja.
Masa remaja sendiri adalah periode perkembangan yang sensitif, sehingga cara komunikasi yang keras bisa berdampak besar pada kondisi emosional dan psikologis anak.
Remaja bisa merasa tidak dihargai dan menjadi kurang percaya diri.
Sering dimarahi membuat anak menjauh dan enggan terbuka.
Tekanan terus-menerus dapat memicu stres hingga kecemasan.
Remaja bisa melawan aturan atau menjadi lebih sulit diatur.
Anak bisa meniru cara marah dan kesulitan mengontrol emosi sendiri.
Kondisi emosional yang tidak stabil dapat mengganggu fokus belajar.
Anak menjadi takut melakukan kesalahan dan tidak berani mencoba hal baru.
Remaja cenderung menyimpan masalah sendiri dan tidak mau bercerita.
Dalam jangka panjang bisa berhubungan dengan kondisi seperti Depresi.
Anak bisa menjadi lebih mudah marah atau agresif terhadap orang lain.
Rumah yang seharusnya nyaman bisa terasa menegangkan.
Anak yang sering dimarahi bisa kesulitan memahami perasaan orang lain.
Remaja bisa kehilangan semangat untuk berkembang karena merasa selalu salah.
Sering memarahi anak remaja dapat berdampak negatif pada emosi, perilaku, dan hubungan keluarga. Pendekatan yang lebih bijak dan komunikatif akan membantu perkembangan anak menjadi lebih baik. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved