Dharma Santi Nasional 2026 Tekankan Pesan Persatuan dan Harmoni

Abdillah M Marzuqi
18/4/2026 18:39
Dharma Santi Nasional 2026 Tekankan Pesan Persatuan dan Harmoni
Perayaan Dharma Santi Nasional 2026(Dok.HO)

PERAYAAN Dharma Santi Nasional menandai puncak serta penutup rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 / 2026. Acara tahunan ini menjadi momentum penguatan kembali semangat kerukunan dalam bingkai kebinekaan Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat sekaligus Sekretaris Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Wisnu Bawa Tenaya menekankan pentingnya saling menghargai. 

"Melalui Dharma Santi ini, kami ingin menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat dunia untuk saling menghormati. Selaras dengan Asta Cita Bapak Presiden, harmonisasi dan kolaborasi antarumat beragama adalah kunci utama kekuatan bangsa yang berlandaskan Pancasila," tuturnya dalam perayaan di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar, Bali, Jumat (17/4)

Kepala BPIP Yudian Wahyudi membagikan pandangannya mengenai kedalaman makna Bhinneka Tunggal Ika dalam nilai ketuhanan. Ia menjelaskan bahwa nilai ketuhanan menjadi sendi yang mengayomi seluruh penganut agama di Indonesia. 

"Harmoni yang tercipta di Bali ini menunjukkan bagaimana kerukunan dan peradaban yang harmonis dapat dibangun, sebuah teladan yang tentu bisa diterapkan oleh seluruh pemeluk agama lain dalam kehidupan berbangsa," ungkapnya.

Mengusung tema "Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju", kegiatan ini diikuti oleh sekitar 5.500 peserta. Ketua Pelaksana, I Made Susila Adnyana, menjelaskan bahwa pemilihan tema tahun ini bukan tanpa alasan. Vasudhaiva kutumbakam mengingatkan setiap manusia bahwa mereka adalah bagian dari satu keluarga besar yang saling terhubung.

"Semangat ini mengajak kita memperkuat persaudaraan universal dan merawat bumi sebagai rumah bersama. Dharma Santi menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama di seluruh Indonesia," jelas I Made Susila Adnyana. (M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya