Psikolog Sarankan Pola Asuh Cegah Anak Lelaki Jadi Pelaku Pelecehan Seksual Verbal

Media Indonesia
15/4/2026 21:29
Psikolog Sarankan Pola Asuh Cegah Anak Lelaki Jadi Pelaku Pelecehan Seksual Verbal
Ilustrasi.(freepik)

KASUS dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia menyedot perhatian publik. Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia Kasandra Putranto menjelaskan ada cara pola asuh yang dapat diterapkan orangtua mencegah anak laki-laki jadi pelaku pelecehan seksual secara verbal.

Ia menjelaskan pendapatan terhadap anak laki-laki lebih spesifik. Tantangannya, menurut Kasandra masih ada norma sosial yang menanggap candaan seksual  dan objektivitas perempuan hal yang normal.

"Orangtua perlu secara aktif mengoreksi anggapan seperti 'itu hanya bercanda'," tegas dia di Jakarta, Rabu (14/4).

Orangtua, sambung dia, perlu menanamkan nilai-nilai pentingnya menghormati orang lain. Hal ini, menurut dia, dapat membuat laki-laki menjadi bagian dari pencegahan kekerasan seksual berbasis gender.
 
Kasandra menekankan bahwa tidak hanya pengawasan yang penting, tetapi juga komunikasi antar orangtua dan anak. Orangtua sebaiknya mendampingi anak-anak mereka ketika menggunakan gawai sehingga mengetahui konten yang ditonton anak mereka.

Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya pola asuh yang hangat namun tetap tegas sehingga anak dapat mengontrol diri mereka.

Menghormati orang lain menjadi nilai yang penting ditanamkan sejak dini, juga pemahaman soal batasan (consent), empati dan etika dalam berkomunikasi.

"Anak belajar melalui proses meniru, cara orang tua berbicara dan bersikap akan sangat mempengaruhi perilaku anak," ucap Kasandra.

Ia menegaskan bahwa ekspresi atau ucapan yang mengandung verbal seksual tanpa persetujuan (consent) dapat membuat orang lain terhina atau terintimidasi. Hal itu merupakan kekerasan seksual secara verbal.  Kekerasan seksual secara verbal antara lain komentar tentang tubuh atau penampilan, suara, siulan, ajakan, rayuan atau candaan seksual. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya