Ini Manfaat Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Agus Utantoro
14/4/2026 19:47
Ini Manfaat Berhenti Makan Sebelum Kenyang
Ilustrasi(Dok Freepik)

MASYARAKAT Okinawa di Jepang dikenal memiliki angka harapan hidup yang luar biasa, bahkan rata-rata mencapai usia di atas 80 tahun. Salah satu rahasia di balik umur panjang mereka adalah prinsip Hara Hachi Bu, sebuah konsep makan yang mengajarkan seseorang untuk berhenti makan sebelum merasa kenyang sepenuhnya.

Dosen Departemen Gizi Kesehatan, FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM), Rahadyana Muslichah, menjelaskan bahwa Hara Hachi Bu bukan sekadar strategi diet, melainkan sebuah budaya mindful eating atau menikmati makanan dengan penuh kesadaran.

Apa Itu Prinsip Hara Hachi Bu?

Secara harfiah, Hara Hachi Bu berarti makan hingga perut terisi 80 persen. Dengan menyisakan 20 persen ruang di perut, tubuh mendapatkan manfaat kesehatan yang signifikan, terutama dalam mencegah obesitas dan penyakit metabolik kronis.

"Prinsip ini sangat erat dengan mindful eating, konsep sadar terhadap makanan yang dikonsumsi. Kita harus fokus pada makanan, menghindari multitasking, menikmati rasa, dan memahami sinyal dari tubuh," ujar Rahadyana, yang akrab disapa Icha, di kampus FK-KMK UGM.

Manfaat Bagi Fisiologi Tubuh

Mengapa berhenti makan di tingkat kekenyangan 80 persen sangat bermanfaat? Icha menjelaskan beberapa alasan medis dan fisiologisnya:

  • Meringankan Beban Metabolik: Makan berlebihan memberikan tekanan besar pada saluran pencernaan. Dengan membatasi asupan, beban kerja sistem metabolisme menjadi lebih ringan.
  • Mencegah Obesitas: Kontrol jumlah kalori yang masuk secara sadar membantu menjaga berat badan ideal.
  • Memberi Jeda Istirahat Pencernaan: Sistem pencernaan manusia tidak bisa dipaksa bekerja terus-menerus tanpa henti. Prinsip ini memberikan waktu bagi organ pencernaan untuk beristirahat.
  • Sinkronisasi Sinyal Lambung dan Otak: Lambung membutuhkan waktu untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Dengan berhenti di angka 80 persen, sebenarnya tubuh sudah menerima energi yang cukup meskipun otak belum sepenuhnya menangkap sinyal kenyang tersebut.
Catatan Penting: Prinsip Hara Hachi Bu tidak disarankan bagi kelompok yang memiliki target kalori tinggi atau spesifik, seperti ibu hamil, anak-anak, remaja yang sedang masa pertumbuhan, serta atlet profesional. Pemaksaan prinsip ini pada kelompok tersebut berisiko memicu kekurangan asupan kalori.

Tips Menerapkan Makan Sebelum Kenyang

Bagi Anda yang ingin mulai mengadopsi pola hidup sehat ala masyarakat Okinawa ini, Icha memberikan beberapa saran praktis:

  1. Adaptasi Bertahap: Tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan pola makan baru. Jangan melakukan perubahan ekstrem secara mendadak agar tidak muncul rasa tidak nyaman.
  2. Niat dan Konsistensi: Motivasi yang kuat sangat diperlukan agar pola makan ini bisa menjadi gaya hidup permanen, bukan sekadar tren sesaat.
  3. Kenali Sinyal Tubuh: Latih kepekaan indra untuk membedakan antara rasa lapar yang sebenarnya dan keinginan makan karena emosi atau bosan.
  4. Hilangkan Distraksi: Saat makan, hindari bermain ponsel atau menonton televisi. Fokus pada proses mengunyah, karena aktivitas mengunyah adalah sinyal awal yang dikirimkan lambung ke otak untuk memproses rasa kenyang.

Dengan menerapkan Hara Hachi Bu, kita tidak hanya menjaga berat badan, tetapi juga menghargai fungsi tubuh dan meningkatkan kualitas hidup dalam jangka panjang. (AU/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya